Cianjur24Update — Kabupaten Cianjur resmi menjadi tuan rumah JOTR Cianjur Series 2026, ajang lari trail berskala internasional yang masuk dalam kalender Kejuaraan Lari Trail Asia Tenggara (SEATRC).
Persiapan awal pelaksanaan event sport tourism tersebut ditandai dengan rapat koordinasi panitia bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur yang digelar di Pendopo Cianjur, Jumat 23 Januari 2026.
Race Director JOTR Cianjur Series 2026, Haris Lahabu, mengatakan bahwa JOTR tahun ini merupakan event nasional berstandar internasional karena dikemas dalam format kejuaraan Asia Tenggara.
“Target kami ada 10 negara peserta. Hingga hari ini sudah terdaftar enam negara dengan total sekitar 153 atlet internasional. Jumlah tersebut kami targetkan mencapai 300 atlet,” ujar Haris.
Panitia menyiapkan lima kategori lomba lari trail, yakni: 5 kilometer, 10 kilometer, 21 kilometer, 42 kilometer, 75 kilometer.
Seluruh lintasan akan menampilkan jalur alam khas Cianjur dengan panorama pegunungan, hutan, dan medan menantang yang menjadi daya tarik utama JOTR.
Ketua Cabor Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Kabupaten Cianjur, Sofyan, menyebut panitia membuka sekitar 2.500 slot untuk pelari nasional.
“Jumlah tersebut berpotensi bertambah melihat antusiasme peserta pada pelaksanaan JOTR tahun lalu,” kata Sofyan.
ALTI Cianjur sendiri akan menurunkan sekitar 50 atlet daerah untuk berlaga di berbagai kategori.
Menurut Sofyan, JOTR Cianjur Series 2026 mempertandingkan berbagai jarak dan kelompok usia yang disesuaikan dengan kemampuan atlet.
“Kategori lombanya cukup lengkap, mulai dari vertical run 10 kilometer, kemudian 40 kilometer, 60 kilometer, hingga 70 kilometer,” jelasnya.
ALTI Cianjur menargetkan peningkatan prestasi atlet daerah pada ajang tahun ini, sekaligus mempertahankan capaian podium yang diraih pada edisi sebelumnya.
“Kami berharap atlet-atlet Cianjur bisa meraih podium lebih banyak di JOTR Cianjur Series 2026,” ungkap Sofyan.
Ia memastikan seluruh atlet yang diproyeksikan tampil telah menjalani program latihan intensif guna memaksimalkan kondisi fisik menjelang kejuaraan.
“Semua atlet sudah masuk program khusus secara intensif. Insya Allah kami siap dan mohon doa agar hasilnya maksimal,” tutupnya. (*)






















