Bogor24Update – Menjelang mudik Lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor mulai melakukan pemeriksaan kendaraan atau ramp check terhadap bus angkutan penumpang.
Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, mengatakan ramp check ini yang akan dilihat salah satunya adalah memastikan sistem pengereman itu berfungsi atau tidak.
“Ini dilihat dari pengisian angin, kompresor itu berfungsi atau tidak. Karena masalah pengereman ini adalah masalah utama yang betul-betul harus diperhatikan dijaga dan dipastikan laik jalan,” ujar Sujatmiko kepada wartawan, saat kegiatan menjelang pemberangkatan mudik gratis di Alun-Alun Kota Bogor, Senin, 16 Maret 2026.
Selain rem, lanjut ia, petugas juga memeriksa sistem penerangan kendaraan seperti lampu utama dan lampu pembantu semuanya harus berfungsi.
“Lampu jauh dan lampu dekat harus berfungsi dengan baik,” ucap Sujatmiko.
Pemeriksaan juga mencakup kondisi roda dan tapak ban. Ban yang sudah aus dinilai berbahaya karena dapat menyebabkan kendaraan mudah tergelincir saat melakukan pengereman.
Bukan hanya itu, kata Sujatmiko, Dishub Kota Bogor juga mengecek fungsi sabuk pengaman (seat belt) pada bus.
“Karena kalau ada pengereman mendadak dan sebagainya seat belt nya harus diperhatikan,” jelasnya.
Pada pemeriksaan visual, petugas memastikan tidak ada benda yang menutup kaca depan maupun mengganggu fungsi spion.
“Spionnya juga betul-betul standar agar pengemudi dapat melihat kondisi di sekitar kendaraan,” katanya.
Selain pemeriksaan kendaraan, Dishub Kota Bogor juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi. Hal ini dilakukan untuk memastikan sopir dalam kondisi sehat dan siap menjalankan perjalanan jarak jauh.
Sujatmiko juga mengimbau para pengemudi untuk perjalanan jarak jauh menuju kota-kota di Jawa seperti Cilacap dan Semarang, pengemudi diminta beristirahat secara berkala.
“Secara keseluruhan kami berharap setiap empat jam perjalanan pengemudi dapat beristirahat, sehingga dalam delapan jam sudah ada waktu istirahat yang cukup,” pungkasnya. (*)






















