Bogor24Update – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 11 Kota Bogor akan dibangun di wilayah Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal pada tahun ini.
Hal tersebut disampaikan langsung Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim usai memimpin apel pagi di Lapangan Kayumanis, pada Senin, 13 April 2026.
Wali Kota Bogor menyampaikan bahwa proses pembangunan sekolah akan dilakukan sekitar 9 hingga 10 bulan. Meski demikian, penerimaan siswa baru tetap akan dilakukan pada tahun ajaran 2026.
“Insyaallah tahun ini mulai dibangun dan penerimaan siswa juga dilaksanakan tahun ini. Tetapi proses pembangunan memakan waktu kurang lebih 9 sampai 10 bukan,” ujar Dedie Rachim.
Selama masa pembangunan, para siswa yang diterima di SMA Negeri 11 akan menjalani kegiatan belajar mengajar sementara di SMA Negeri 2.
“Nanti siswa yang penerimaan tahun 2026 dititipkan sementara di SMA Negeri 2 Bogor,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Erwin Aulia Rachman, menjelaskan bahwa anggaran pembangunan diperkirakan mencapai sekitar Rp7 miliar, termasuk perencanaan dan pengawasan.
“Kita belum bisa membangun kelas penuh, hanya dibangun empat kelas sebagai awalan. Lalu siswanya sementara dalam proses pembangunan dititipkan di SMA Negeri 2 Bogor,” katanya.
Sedangkan untuk titik Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), lanjut ia, berada di lokasi SMA Negeri 11, sehingga masyarakat di Kayu Manis dan sekitarnya tetap dapat mendaftar melalui jalur yang tersedia.
Terkait proses pendaftaran, Erwin menjelaskan, masih menyiapkan lokasi yang representatif. Menurutnya, hal tersebut bisa bekerja sama dengan pihak kecamatan, kelurahan, atau SMA Negeri 2.
“Karena kan pendaftaran melalui online,” tambahnya.
Ia juga menambahkan, saat ini masih tahap persiapan perencanaan dan menunggu prodak perencanaan (site plan).
“Insyaallah target pembangunan di bulan Juni,” pungkasnya. (*)




















