Cianjur24update – Operasi terpadu selama tiga hari yang digelar Satgas Yonif 300/Brajawijaya di bawah Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengungkap dan mengamankan sejumlah senjata serta logistik milik kelompok bersenjata di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Operasi yang berlangsung sejak 13 hingga 15 April 2026 ini menyasar sebuah lokasi yang diduga sebagai markas sementara kelompok bersenjata di kawasan Kalimin Kompleks.
Temuan tersebut berawal dari laporan tim di lapangan yang kemudian ditindaklanjuti melalui patroli dan penyisiran intensif.
Dari hasil operasi, aparat mengamankan satu pucuk pistol revolver kaliber 38 Special, empat pucuk senapan angin, serta berbagai jenis munisi seperti kaliber 9 mm, 5,56 mm, dan GLM 40 mm. Selain itu, ditemukan pula magazen senjata dan puluhan peluru senapan angin.
Tak hanya itu, personel juga menyita berbagai perlengkapan pendukung lainnya, di antaranya alat komunikasi berupa handy talky dan telepon genggam, teropong, busur panah, senjata tajam, hingga panel surya (solar cell).
Barang-barang tersebut diduga digunakan untuk menunjang aktivitas kelompok bersenjata di wilayah tersebut.
Komandan Satgas Yonif 300/Brajawijaya, Letkol Inf Joko Nugroho, menyampaikan apresiasi atas kinerja prajurit dalam operasi tersebut.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit yang telah menunjukkan loyalitas, keberanian, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama tim yang solid serta komitmen kuat dalam menjaga keamanan wilayah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa TNI akan terus hadir untuk menjaga keamanan masyarakat serta mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Keberhasilan ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata sekaligus memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Nduga dan sekitarnya, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih aman dan lancar. (*)






















