Bogor24Update – Salat Iduladha yang digelar di Masjid Al Muttaqin, Jalan Achmad Adnawijaya RT 02 RW 15, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, pada Rabu, 27 Mei 2026, berlangsung khidmat dan lancar.
Dalam pelaksanaan tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dan masyarakat yang memadati area masjid.
Wamendagri Bima Arya Sugiarto, menyampaikan bahwa momentum Iduladha harus menjadi penguat solidaritas sosial di Kota Bogor.
“Momentum ini terus menguatkan modal terbesar di Kota Bogor, yaitu solidaritas sosial. Jadi saat ini kita memiliki banyak target, agenda, PR, dan tugas,” ujarnya.
Solidaritas sosial, menurut Bima Arya, menjadi modal utama dalam menekan angka kemiskinan, memperbaiki rasio gini, serta mempersempit kesenjangan sosial di masyarakat.
“Modal utama lagi-lagi adalah solidaritas sosial. Menekan angka kemiskinan, memperbaiki rasio gini, mempersempit kesenjangan sosial, itu penting sekali,” katanya.
Dengan semangat berkurban, Bima Arya berharap dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Mudah-mudahan semangat kurban ini mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kalau semua pejabat negara dan ASN semangatnya berkurban dan menomorsatukan perintah Allah, insyaallah dimudahkan semuanya,” ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, menyampaikan rasa syukur karena pelaksanaan salat Iduladha berjalan dengan tertib dan lancar.
Dirinya mengatakan pada kegiatan tersebut turut dihadiri Wamendagri beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Alhamdulillah pelaksanaan Salat Iduladha berjalan lancar. Dihadiri juga Wakil Menteri Dalam Negeri dan unsur Forkopimda,” ujar Dedie Rachim.
“Kita semua tentu berharap momentum ini menjadi momentum kebersamaan dan kepedulian sosial,” sambungnya.
Selain itu, Dedie Rachim juga mengingatkan panitia kurban agar memperhatikan aturan dalam distribusi daging kurban, termasuk mengurangi penggunaan plastik.
“Saya kemarin menyampaikan juga bahwa untuk distribusi daging kurban ikuti aturan. Jadi tidak perlu pakai plastik,” pungkasnya. (*)





















