Bogor24Update – Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bogor Raya menggelar ajang pameran bertajuk Fashion & Culinary Fair, Local Heroes by TDA Bogor Raya.
Festival ekonomi kreatif tersebut berlangsung selama dua hari, dari Sabtu 30 Mei hingga Minggu 31 Mei 2026 di Atrium Lantai 3, Mal Botani Square, Kota Bogor.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim yang hadir bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran Komunitas TDA Bogor Raya.
Menurut Dedie, konsistensi TDA selama dua puluh tahun dalam membangun serta mengembangkan dunia kewirausahaan di Indonesia merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa dan penuh dengan dedikasi.
“Dua puluh tahun merupakan perjalanan yang penuh dedikasi. Selama itu pula TDA telah menjadi wadah belajar, bertumbuh, dan ruang kolaborasi bagi para pelaku usaha untuk saling menguatkan, serta bersama-sama membangun usaha yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dedie juga menegaskan bahwa penyelenggaraan Fashion & Culinary Fair 2026 ini menunjukkan komitmen nyata komunitas dalam memperkokoh posisi merek lokal di pasar modern.
“Pemerintah Kota Bogor memandang komunitas strategis seperti TDA memiliki kontribusi vital dalam memacu pertumbuhan ekonomi regional, menciptakan lapangan pekerjaan, serta melahirkan bibit entrepreneur muda baru,” tuturnya.
Dedie menekankan bahwa kemajuan UMKM tidak dapat dicapai secara sektoral atau sendiri-sendiri.
Karenanya, diperlukan kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan antara komunitas, pelaku usaha, pemerintah, dunia pendidikan, media, hingga seluruh pemangku kepentingan (stakeholder).
Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat yang berkunjung ke pusat perbelanjaan tersebut untuk aktif mencintai, membeli, dan bangga menggunakan produk buatan dalam negeri.
“Langkah ini bukan hanya mendukung satu lini usaha, melainkan juga ikut menggerakkan roda ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara komunal,” kata Dedie.
Di tempat yang sama, Ketua TDA Bogor Raya 7.0, Azfar Reza Muqafa, mengungkapkan bahwa perhelatan ini sengaja dirancang di pusat perbelanjaan modern agar produk para anggota TDA bisa langsung menjangkau pasar yang lebih luas.
Langkah ini diambil sekaligus mempertegas eksistensi TDA sebagai komunitas pengusaha yang inklusif, aktif, dan solutif.
“Melalui acara bazar UMKM yang diikuti oleh para member TDA ini, kami ingin memberikan manfaat nyata kepada anggota. Bukan hanya dalam bentuk ilmu dan jaringan, tetapi juga akses kesempatan untuk memperkenalkan produk serta memperluas pasar kepada masyarakat,” kata Reza.
Kata Reza, bahwa menghadapi dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, kehadiran ekosistem yang suportif menjadi kunci utama agar pelaku usaha mampu bertahan dan terus berinovasi.
Ia berharap TDA Bogor Raya dapat terus menjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah Kota Bogor beserta seluruh pemangku kepentingan terkait.
Sekedar informasi, sepanjang dua hari pelaksanaan, panggung utama akan diisi oleh berbagai sesi diskusi, berbagi pengalaman, serta penampilan edukatif dari pendongeng nasional Awam Prakoso hingga keseruan keluarga konten kreator Arinaga Family.
Sederet nama pemilik merek lokal sukses dan praktisi bisnis turut dihadirkan sebagai mentor untuk memberikan motivasi bisnis bagi para pengunjung.
Di antaranya adalah Mira (HODY), Erini (ILTS), Reza Rifyal Akbar (REGON), Aghnia (JILBRAVE), Ikhsan (PRISMA), Mellyza (SHE MAX), Neny (BUNGA BAKERY), hingga Mak Mpoeq (SOES LEGEEND).
Gelaran ini terlaksana atas kolaborasi dan dukungan penuh dari berbagai mitra seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), JNE Express, Sales Catalyst, Purela, dan lainnya.
Untuk warga Kota Bogor dan sekitarnya yang ingin berburu kuliner nusantara, memperbarui koleksi fashion lokal, atau belajar langsung dari para mentor bisnis terpercaya, pameran ini terbuka secara gratis tanpa tiket masuk sepanjang akhir pekan ini.(*)




















