Bogor24Update – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan penanaman ratusan pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa pohon yang ditanam sebanyak 544 pohon terdiri dari berbagai jenis pohon pelindung dan pohon buah.
“Hari ini kita tanam 544 pohon, baik pohon pelindung serta pohon buah. Dengan kita seremoninya di TPS 3R Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal,” ujar Dedie Rachim kepada wartawan, pada Senin, 8 Juni 2026.
Ia menyampaikan bahwa Badan
Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah merilis informasi penting di mana mulai bulan ini sampai Februari-Maret 2027 akan terjadi Fenomena El Nino dan juga Lanina Gozila akan mengakibatkan kemarau kering yang cukup panjang.
“Salah satu upaya mencegah bagaimana ketersedian air baik dimata air maupun di sumber air lainnya, tentu salah satunya adalah dengan cara kita melestarikan alam melindungi alam dengan cara menanam pohon,” jelasnya.
Hilangnya sumber air baku itu, menurutnya, mungkin karena mata airnya sudah tidak lagi lestari akibat penebangan pohon.
“Ini salah satu upaya kita ikhtiar bagaimana melestarikan alam, kita tingkatkan kesadaran tentang pentingnya menanam pohon kembali,” ungkapnya.
Pemkot Bogor mendorong keterlibatan generasi muda dalam gerakan penghijauan.
“Sebetulnya kita punya keinginan agar dalam satu periode pembelajaran, misalnya SD 6 tahun, paling tidak satu siswa menanam satu pohon, ditingkat SMP 3 tahun paling tidak menanam lagi satu pohon, kemudian ditingkat SMA tiga tahun nanam satu pohon,” kata Dedie Rachim.
“Jadi kita sama-sama mendidik tetapi langsung praktek, bukan hanya menceritakan, tetapi anak-anak ini juga harus mulai tahu bahwa menanam pohon ini menjadi bagian dari sebuah siklus kehidupan yang memang wajib, ” sambungnya.
Ia menambahkan, pihaknya berencana menyusun regulasi yang mengatur gerakan menanam pohon bagi siswa di Kota Bogor.
“Nanti saya minta Pak Sekda menyusun Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang menanam pohon bagi siswa di Kota Bogor,” kata Dedie Rachim. (*)





















