Bogor24Update – Proses pembangunan Alun-Alun Kabupaten Bogor yang berada di Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, belum sepenuhnya rampung.
Berdasarkan pantauan Bogor24update di lokasi, meski sejumlah lampu taman hingga tanaman telah menghiasi Alun-Alun Kabupaten Bogor, kondisinya masih belum rapi 100 persen.
Bahkan, dua pintu atau gapura masuk yang mengusung konsep arsitektur dan nuansa sejarah dari Kerajaan Pajajaran untuk menuju ke area Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor masih ditutup.
“Alun-Alun Kabupaten Bogor progresnya masih tahap pembangunan,” ujar Bupati Bogor, Rudy Susmanto kepada wartawan, Senin 22 Juni 2026.
Meski tidak merinci detail progres pembangunan, Rudy memastikan Alun-Alun Kabupaten Bogor rampung sepenuhnya dalam waktu dekat.
“Intinya sebentar lagi selesai, dan tidak perlu ada peresmian karena kami hanya ingin mengembalikan fungsinya agar masyarakat dapat menggunakan kapan pun akan menggunakan,” ucapnya.
Terkait gapura tersebut, kata Rudy, hal itu sengaja dibangun agar bisa memunculkan nuansa kerajaan Sunda pada area Pemkab Bogor.
“Kita hanya memunculkan bahwa Bogor adalah Sunda, Sunda punya sejarah yang cukup panjang. Jadi, nanti juga ada beberapa ornamen Sunda yang akan kita munculkan,” jelasnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika sebelumnya menjelaskan bahwa pembangunan Alun-Alun Kabupaten Bogor merupakan bagian dari upaya mengubah area private pemerintahan menjadi ruang publik yang inklusif.
“Selama puluhan tahun Kabupaten Bogor belum memiliki alun-alun. Karena itu, proyek ini menjadi bagian dari proyek strategis daerah yang diharapkan membawa perubahan wajah kota,” kata Ajat.
Ia menambahkan, Pemkab Bogor juga melakukan penataan kawasan pendukung, seperti perbaikan Masjid Baitul Faidzin dengan penambahan eskalator, penataan Taman Siliwangi, serta pembenahan Cibinong Situ Plaza.
“Mimpinya itu menjadi kado HJB pengennya begitu,” ungkap Ajat.
Diketahui, untuk pembangunan Alun-Alun Tegar Beriman, Pemkab Bogor mengalokasikan anggaran sebesar Rp11,1 miliar yang bersumber dari APBD. Berdasarkan data LPSE, proyek penataan lapangan, taman kantor bupati, dan taman Masjid Baitul Faidzin memiliki pagu anggaran Rp11.161.988.000 dengan HPS Rp11.148.597.012,89.
Proyek tersebut dimenangkan oleh CV Melu Jaya Lestari dengan nilai kontrak sebesar Rp10.785.490.000.(*)























