Sukabumi24update – Hamparan luas Alun-alun Suryakencana di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dipenuhi pendaki dan wisatawan dari berbagai daerah. Di atas ketinggian 2.750 mdpl, padang savana seluas sekitar 50 hektare itu menjadi lokasi favorit untuk berkemah karena jaraknya yang tidak terlalu jauh ke puncak Gunung Gede.
Namun keindahan tempat tersebut tidak dibarengi dengan kelestarian lingkungan. Berbagai macam sampah banyak ditemukan di sana.
Untuk mengurangi pencemaran, jajaran Polres Sukabumi Kota menggelar operasi bersih bersama relawan Panthera dan BPBD Kota Sukabumi serta jurnalis MDtv, CNN,gala media dan pikiran rakyat. Melalui Gerbang Resort PTN Selabintana, petugas gabungan menempuh jarak 11 kilometer untuk mencapai Alun-alun Suryakencana bagian Barat.
Medan terjal tidak menyurutkan semangat sekitar 50 orang petugas gabungan yang menyusuri jalur pendakian Gunung Gede via Selabintana yang dikenal ekstrem dan menantang.
Plt. Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, IPDA Ade Ruli Bahtiarudin mengatakan, dari hasil operasi bersih petugas mengumpulkan total 15 karung sampah. Limbah plastik bekas makanan instan, botol air mineral, dan sampah tisu menjadi jenis yang paling banyak ditemukan.
“Untuk saat ini sudah ada 15 karung. Dalam opsih ini tetap kita banyak menemukan sampah seperti plastik-plastik Sarimi, Aqua, botol, dan banyak-banyak tisu. Itu karena mungkin areal Suryakencana ini para pendaki menggunakan tisu ini untuk sebagai alat membantu setelah buang air besar,” ucap Ade kepada Koran Gala, Senin 22 Juni 2026.
Ade menegaskan tidak mematok target jumlah karung, mengingat luasnya area Alun-alun Suryakencana yang membentang dari ujung barat hingga ujung timur. Seluruh sampah yang dikumpulkan dipastikan akan diturunkan kembali ke bawah gunung.
“Rencananya sampah-sampahnya tetap kita akan bawa sampai ke bawah. Kita akan atur nanti teknisnya seperti apa,” ujarnya.
Aksi ini merupakan bagian dari kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Ade berharap operasi bersih ini dapat meningkatkan kesadaran pendaki untuk menjaga kebersihan selama di gunung.
“Kita imbau kepada para pendaki, rekan-rekan sekalian, tetap kita sama-sama jaga dan lestarikan Alun-alun Suryakencana ini dengan menjaga kebersihan masing-masing. Ketentuan para pendaki saat pulang atau turun itu harus membawa kembali sampah-sampahnya,” pungkas Ade.





















