Sukabumi24update – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5.3 mengguncang wilayah barat daya Pangandaran, Jawa Barat pada Selasa, 5 Agustus 2026 pukul 21:55:41 WIB. Getaran gempa tersebut dirasakan hingga ke wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG, pusat gempa berada di titik koordinat 8.12 LS dan 107.91 BT, tepatnya 79 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 18 kilometer.
Di Kabupaten Sukabumi, getaran gempa dirasakan cukup jelas oleh warga. Salah satunya Nina Fatimah, 34 tahun, warga Kampung Langsari, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja. Saat kejadian, Nina sedang menonton televisi bersama anak-anak di rumah.
“Lantai sama langit-langit rumah terasa bergoyang. Dalam waktu beberapa detik. Sempat kaget, langsung saya ajak anak-anak keluar rumah,” kata Nina kepada Sukabumi24Update, Selasa malam. Hal serupa juga dirasakan warga di Kecamatan Nagrak. Berdasarkan skala MMI BMKG, getaran di wilayah Nagrak tercatat III MMI, sementara di wilayah lain seperti Palabuhanratu tercatat II MMI. Wilayah yang Merasakan Getaran
BMKG mencatat sejumlah wilayah yang merasakan getaran gempa sebagai berikut:
II – III MMI: Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Soreang, Ciwidey, Pangalengan, Kertasari, Baleendah, Dayeuhkolot, Majalaya, Arjasari, Solokanjeruk
III MMI: Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi
II MMI: Sumedang, Parongpong, Cihanjuang, Ngamprah, Lembang, Palabuhanratu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Petugas BPBD dan unsur terkait masih melakukan pengecekan ke lokasi-lokasi yang terdampak getaran. Kepala BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu. Masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi gempa susulan.”Hindari bangunan yang retak atau berbahaya. Siapkan tas siaga bencana dan ikuti informasi resmi dari BMKG,” demikian imbauan BMKG.
Penulis: Tim Redaksi Sukabumi24Update
Sumber: BMKG



















