Sukabumi24Update – Suasana tegang terjadi di Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Rumah seorang guru ngaji digeruduk massa warga yang tersulut emosi.Warga menduga pelaku telah melakukan aksi pencabulan terhadap sejumlah anak muridnya yang masih di bawah umur. Momen penggerudukan itu terekam kamera dan sempat viral di media sosial.Informasi yang dihimpun, warga awalnya mengarahkan keluarga korban untuk melapor ke kepolisian. Namun pihak keluarga sempat menahan diri dan memilih menyelesaikan persoalan secara internal melalui musyawarah tingkat desa.Dalam musyawarah tersebut, warga bersama keluarga korban akhirnya sepakat menjatuhkan sanksi sosial kepada terduga pelaku, yaitu mengusirnya dari Desa Cihaur.Asep, keluarga korban mengatakan:
“Untuk menindaklanjuti kasus yang sudah beredar, langsung dikoordinasikan ke kepolisian dan polisi sigap. Kita tidak boleh beropini. Pelaku yang cerita, yang tahu cuma satu keluarga saya. Harapan dari saya, ayo sesuai dengan ketentuan yang ada. Kejadian ini merupakan sesuatu yang tidak boleh terulang lagi untuk warga Cihaur.”Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan belum menerima laporan resmi.
Iptu Dudi Suharyana, Kasat Reskrim Polres Sukabumi menuturkan:
“Iya betul, kami sudah mendapatkan informasi itu. Anggota kita juga sudah ke sana untuk mengecek kebenaran informasi yang beredar di media sosial tersebut. Saat ini kami masih menelusuri ya, karena yang katanya korban juga belum kita temukan. Laporan soal itu, pencabulan, juga tidak ada. Masih kita cek lagi.”Hingga berita ini diturunkan, kasus ini tengah ditangani Unit PPA Polres Sukabumi. Polisi masih memburu keberadaan terduga pelaku pencabulan yang diduga telah melarikan diri.
Sumber: Warga Desa Cihaur, Polres Sukabumi




















