Cianjur24update – Semangat gotong royong mewarnai Waduk Jangari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Selasa, 23 Juni 2026.
Polres Cianjur bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur, ratusan warga, komunitas lingkungan, hingga Pandawara Group turun ke perairan membersihkan hamparam eceng gondok dan tumpukan sampah.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan perairan.
Ratusan peserta terlihat mengangkut sampah dan membersihkan eceng gondok yang menutupi sebagian permukaan waduk yang terhubung dengan Waduk Cirata tersebut.
Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yuriko Hadi mengatakan aksi tersebut menjadi bukti bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya kawasan perairan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.
“Hari ini seluruh elemen masyarakat Kabupaten Cianjur berkumpul untuk menunjukkan bahwa kita sama-sama mencintai kebersihan. Kita tidak menginginkan adanya hal-hal yang merugikan di perairan Kabupaten Cianjur, khususnya di Danau atau Waduk Jangari,” ujarnya.
Menurutnya, pembersihan tidak hanya difokuskan pada sampah, tetapi juga eceng gondok yang pertumbuhannya sudah tidak terkendali dan berpotensi mengganggu ekosistem serta aktivitas masyarakat.
“Yang kita bersihkan bukan hanya sampah, tetapi juga eceng gondok yang jumlahnya sudah berlebihan. Jika dibiarkan, tentu akan mengganggu aktivitas masyarakat dan merusak ekosistem perairan,” katanya.
Alexander menambahkan, kehadiran Pandawara Group diharapkan mampu menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Sementara itu, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menegaskan Pemkab Cianjur akan terus menjaga kebersihan Waduk Jangari bersama seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, waduk tersebut merupakan ruang hidup sekaligus sumber mata pencaharian bagi para petani ikan.
“Kita ingin membangun kepedulian lingkungan kepada masyarakat sekitar. Karena ini adalah ruang hidup kita dan tempat mencari rezeki kita, maka harus dijaga bersama untuk kepentingan kita dan generasi yang akan datang,” kata Wahyu.
Ia menyebut keberadaan eceng gondok yang menutupi sebagian kawasan waduk selama ini menjadi salah satu kendala bagi petani ikan karena menghambat sirkulasi air dan aktivitas budidaya di keramba jaring apung.
Untuk itu, hasil pembersihan eceng gondok nantinya tidak akan dibuang begitu saja, melainkan akan dimanfaatkan menjadi pupuk tanaman, pakan ternak, hingga produk lain yang memiliki nilai ekonomis dengan pendampingan para ahli.
Selain itu, Pemkab Cianjur juga berencana menyediakan tempat sampah terapung di kawasan waduk. Namun, Wahyu menekankan bahwa kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan tetap menjadi kunci utama menjaga kelestarian Waduk Jangari.
Melalui aksi gotong royong tersebut, kondisi Waduk Jangari diharapkan kembali bersih sehingga aktivitas para petani ikan dan masyarakat sekitar dapat berjalan lebih optimal serta ekosistem perairan tetap terjaga. (*)






















