Bogor24Update
No Result
View All Result
  • Login
  • Headline
  • Bogor24update
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Bogor
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Olahraga
    • Persikabo Corner
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Hiburan
    • Kuliner Bogor
    • Galery Foto
    • Info Netizen
    • Cerita Warga
Bogor24Update
  • Headline
  • Bogor24update
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Bogor
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Olahraga
    • Persikabo Corner
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Hiburan
    • Kuliner Bogor
    • Galery Foto
    • Info Netizen
    • Cerita Warga
No Result
View All Result
Bogor24Update
No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor24update
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Kota Bogor
  • Kabupaten Bogor
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Olahraga
  • Persikabo Corner
  • Hiburan
Home Bogor24update

AKSARA Kawal Transisi Indonesia Menuju Ekonomi Hijau

Redaksi by Redaksi
30 Juni 2026
Reading Time: 3 mins read
A A
0
AKSARA Kawal Transisi Indonesia Menuju Ekonomi Hijau

Comission Manager Climate and Biodiversity Hub Indonesia, GIZ Indonesia & ASEAN, Karin Cristina Allgoewer dalam pembukaan Lokakarya Nasional Tahun 2026 bertajuk ‘Pelaporan Aksi Pembangunan Rendah Karbon dalam rangka Mencapai Ekonomi Hijau melalui Aplikasi AKSARA’ di Swiss-Belhotel Bogor, Selasa, 30 Juni 2026. Foto/Istimewa

Bogor24Update – Pemerintah Indonesia terus memperkuat pengawasan dan pelaporan pencapaian indikator pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah demi memuluskan jalan menuju visi Indonesia Emas 2045.

Melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Aplikasi Perencanaan, Pemantauan, dan Evaluasi Aksi Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim (AKSARA) dioptimalkan sebagai instrumen utama dalam mengawal transisi Indonesia menuju ekonomi hijau.

Langkah strategis ini dimanifestasikan dalam Lokakarya Nasional Tahun 2026 bertajuk ‘Pelaporan Aksi Pembangunan Rendah Karbon dalam rangka Mencapai Ekonomi Hijau melalui Aplikasi AKSARA’ yang berlangsung di Swiss-Belhotel Bogor, Selasa, 30 Juni 2026.

BACA JUGA :

Ngaku “Geli” Saat Bawa Nasi Box, Kades Gunung Menyan Pamijahan Segera Dipanggil

Kekayaan Wakil Bupati Bogor Tembus Rp57 Miliar : Saya Pengusaha Sebelum Jadi Pejabat

30 Juni 2026
118 Lapak PKL di Kemang Dibongkar, Kali Angke Dinormalisasi 

118 Lapak PKL di Kemang Dibongkar, Kali Angke Dinormalisasi 

30 Juni 2026
Pemkot Bogor Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Stunting

Pemkot Bogor Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Stunting

30 Juni 2026
Bantuan Pemda Belum Merata, UMKM Bogor Naik Kelas Hanya Angan-Angan

Bantuan Pemda Belum Merata, UMKM Bogor Naik Kelas Hanya Angan-Angan

30 Juni 2026

Forum nasional yang berlangsung selama tiga hari hingga Kamis, 2 Juli 2026 dihadiri oleh ratusan perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Lingkungan Hidup dari 38 provinsi di Indonesia, baik secara luring maupun daring, dengan bantuan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ).

Diketahui, berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, indikator penurunan intensitas emisi gas rumah kaca (GRK) dan Indeks Ekonomi Hijau (IEH) bukan lagi sekadar target sektoral, melainkan pilar utama transformasi ekonomi makro Indonesia.

Lewat optimalisasi AKSARA, aplikasi ini dinilai dapat menjadi jawaban atas tantangan validitas data aksi mitigasi di berbagai level di daerah. Melalui platform yang terintegrasi, pemerintah daerah dapat memetakan, memantau, dan mengevaluasi aksi penurunan emisi secara berkala dan akuntabel.

Lebih dari itu, integrasi ini juga mencakup tata kelola keuangan daerah melalui fitur Climate Budget Tagging (penandaan anggaran iklim) yang terkoneksi dengan platform CONNECT yang dikembangkan bersama Kementerian Keuangan.

Kolaborasi lintas sektor ini terwujud atas dukungan dari Pemerintah Jerman melalui Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH lewat program GIZ ClimB dan pendanaan dari internation climate initiative (IKI).
Kemitraan strategis tersebut berfokus pada penguatan kapasitas teknis aparatur daerah agar mampu menerjemahkan komitmen global menjadi aksi nyata di lapangan.

“Kemitraan GIZ mendukung penuh penguatan kapasitas kelembagaan menuju pembangunan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Aplikasi AKSARA memiliki peran strategis dalam mengubah catatan administratif aksi penurunan emisi menjadi basis data yang valid untuk memperkuat daya saing ekonomi dan terhadap iklim. Penguatan kapasitas daerah ini krusial demi mewujudkan pembiayaan hijau yang tepat sasaran,” ujar Comission Manager Climate and Biodiversity Hub Indonesia, GIZ Indonesia & ASEAN, Karin Cristina Allgoewer, Selasa, 30 Juni 2026.

Karin menambahkan, AKSARA dikembangkan atas dukungan teknis dan pendanaan dari Pemerintah Jerman melalui GIZ sebagai bagian dari kemitraan strategis jangka panjang antara Indonesia dan Jerman dalam mempercepat transisi energi hijau dan pembangunan ekonomi rendah karbon.

Melalui dukungan ini, GIZ membantu memperkuat penyusunan metodologi penghitungan emisi Gas Rumah Kaca yang akurat dan berstandar internasional, integrasi sistem pemantauan, peningkatan kapasitas daerah, serta transisi menuju sistem pelaporan penurunan emisi yang lebih transparan sesuai komitmen Paris Agreement dan standar Enhanced Transparency Framework.

“Dengan fondasi tersebut, AKSARA diharapkan dapat menjadi instrumen penting bagi Indonesia dalam memperkuat perencanaan, pemantauan, dan pelaporan aksi mitigasi perubahan iklim secara lebih terukur, terintegrasi, dan akuntabel,” paparnya.

Hasil lokakarya menunjukkan bahwa kualitas data pelaporan dari daerah menjadi penentu kunci atas efektivitas kebijakan fiskal dan investasi hijau di masa mendatang. Target nasional bermakna jika dan hanya jika dapat diterjemahkan menjadi aksi yang terukur dan sistematis di tingkat daerah.

Melalui platform AKSARA dan modul CONNECT, pemerintah nantinya akan membangun fondasi data pembiayaan dan penurunan emisi yang transparan, bahkan di tengah keterbatasan fiskal daerah sekalipun.

Selama tiga hari pelaksanaan lokakarya, peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis seperti sektor lahan (kehutanan dan pertanian), energi, transportasi, hingga pengelolaan limbah akan dibekali simulasi langsung penginputan data emisi dan uji coba perhitungan Indeks Ekonomi Hijau.

Langkah ini diharapkan mampu menghilangkan ego sektoral dan mempercepat sinkronisasi data dengan Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI). (*)

Tags: Aplikasi AKSARAbogor24updateEkonomi Hijau
SendShare1Tweet1ShareShareSend
Previous Post

Kekayaan Wakil Bupati Bogor Tembus Rp57 Miliar : Saya Pengusaha Sebelum Jadi Pejabat

Redaksi

Redaksi

Related Posts

Ngaku “Geli” Saat Bawa Nasi Box, Kades Gunung Menyan Pamijahan Segera Dipanggil
Bogor24update

Kekayaan Wakil Bupati Bogor Tembus Rp57 Miliar : Saya Pengusaha Sebelum Jadi Pejabat

30 Juni 2026
118 Lapak PKL di Kemang Dibongkar, Kali Angke Dinormalisasi 
Bogor24update

118 Lapak PKL di Kemang Dibongkar, Kali Angke Dinormalisasi 

30 Juni 2026
Pemkot Bogor Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Stunting
Bogor24update

Pemkot Bogor Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Stunting

30 Juni 2026
Bantuan Pemda Belum Merata, UMKM Bogor Naik Kelas Hanya Angan-Angan
Bogor24update

Bantuan Pemda Belum Merata, UMKM Bogor Naik Kelas Hanya Angan-Angan

30 Juni 2026
Jaring Bibit Atlet Masa Depan, PBSI Kota Bogor Gelar Kejuaraan Bulutangkis 
Bogor24update

Jaring Bibit Atlet Masa Depan, PBSI Kota Bogor Gelar Kejuaraan Bulutangkis 

29 Juni 2026
ODGJ di Kabupaten Bogor Tertinggi di Jabar, Kemensos Minta Pemkab Aktif Koordinasi
Bogor24update

ODGJ di Kabupaten Bogor Tertinggi di Jabar, Kemensos Minta Pemkab Aktif Koordinasi

29 Juni 2026
Please login to join discussion

BERITA POPULER

Angkot Kota Bogor

Tarif Angkot Kota Bogor Februari 2024, Lengkap dengan Rutenya

21 Februari 2024
Siap-siap Ribuan Massa kepung Balai Kota, Posko Logistik Aksi 2.6.26 Dibuka, Forum RT/RW Kota Sukabumi

Siap-siap Ribuan Massa kepung Balai Kota, Posko Logistik Aksi 2.6.26 Dibuka, Forum RT/RW Kota Sukabumi

1 Juni 2026
Pemkab Bogor Bakal Kerahkan Ikan Endemik untuk Basmi Sapu-Sapu

Pemkab Bogor Bakal Kerahkan Ikan Endemik untuk Basmi Sapu-Sapu

9 Mei 2026
Detik detik saat pembacokan pelajar di Simpang Pomad, Kota Bogor. (Tangkapan layar dashcam William Sangga)

Detik-detik Pembacokan Pelajar di Simpang Pomad Bogor Terekam Dashcam Pengendara

17 Desember 2025
Buron 2 Bulan, Eksekutor Pembacokan Pelajar SMK di Simpang Pomad Diringkus Polisi

Buron 2 Bulan, Eksekutor Pembacokan Pelajar SMK di Simpang Pomad Diringkus Polisi

20 Mei 2023

EDITOR'S PICK

Ungkap Dua Kasus Peredaran Narkoba, Polisi Amankan Sabu Hampir 91 Gram

Ungkap Dua Kasus Peredaran Narkoba, Polisi Amankan Sabu Hampir 91 Gram

21 Mei 2026
TPT Rumah di Cibinong Ambruk, 1 Pekerja Terluka, 1 Meninggal

TPT Rumah di Cibinong Ambruk, 1 Pekerja Terluka, 1 Meninggal

2 Februari 2024
Dokter Rayendra Dinilai Punya Pemikiran Luas untuk Umat Beragama

Dokter Rayendra Dinilai Punya Pemikiran Luas untuk Umat Beragama

9 Oktober 2024
Multiplatform, Peringatan Dini Bencana di Kota Bogor

Multiplatform, Peringatan Dini Bencana di Kota Bogor

25 November 2024

TENTANG KAMI

Bogor24Update

Selamat Datang di Bogor24Update.id
Portal Berita yang dikelola oleh PT KARYA MEDIA INFINITE - SK Kemenkumham RI
NOMOR : AHU-038889.AH.01.30.Tahun 2022

◉ Redaksi ◉ Tentang Kami ◉ Pedoman Media Cyber ◉

© 2023 Bogor24Update

No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor24update
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Bogor
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Olahraga
    • Persikabo Corner
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Hiburan
    • Kuliner Bogor
    • Galery Foto
    • Info Netizen
    • Cerita Warga

BOGOR24UPDATE © 2023

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In