Bogor24Update – Provinsi Jawa Barat tercatat sebagai daerah terbanyak lokasi mangkal pekerja seks komersial (PSK) di Indonesia. Kabupaten Bogor salah satunya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pusat pada 2024, tercatat Provinsi Jawa Barat berada di peringkat pertama dengan jumlah 79 lokasi PSK.
Kemudian disusul Jawa Timur dengan 70 lokasi, Jawa Tengah 55 lokasi, Sumatera Utara 37 lokasi, dan Kalimantan Timur 28 lokasi.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf mengklaim bahwa wilayah Bumi Tegar Beriman masih aman dari penyebaran PSK meski Jawa Barat menjadi Provinsi tertinggi sebagai tempat mangkal PSK.
Baca Juga : 5 Wanita PSK dan 4 Pria Hidung Belang Diamankan Jelang Ramadan
Musabab, lanjut dia, hanya ada 21 PSK yang tercatat Dinsos Kabupaten Bogor pada periode 2025.
“Data yang tercatat pada 2025 ada 21 orang PSK, dan kalau yang 2026 ini sementara baru ada empat orang,” ujar Farid kepada Bogor24update, Kamis 9 Juli 2026.
Farid menyebut, PSK yang terdata di Dinsos Kabupaten Bogor merupakan hasil razia yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Bogor dari tempat remang-remang.
“Kalau yang kena razia sama Satpol PP itu terdata, tapi kalau jumlah PSK keseluruhan ga ada yang bisa mendata karena ga mungkin ada yang mengaku PSK,” tuturnya.
Baca Juga : 71 PSK Diamankan Sepanjang 2025, Sukaraja Paling Banyak
Adapun, kata Farid, para PSK yang dilimpahkan ke Dinsos Kabupaten Bogor itu dilakukan rehabilitasi ke tempat rehab kawasan Sukabumi sekitar 3-4 bulan.
“Begitu dirazia langsung diasesmen. Jadi, yang dipastikan PSK baru kita yang menangani,” tuturnya.
Farid pun mengaku kerap melakukan langkah preventif sebagai upaya meminimalisir penyebaran PSK di Kabupaten Bogor.
“Langkah kita preventif, kita minta dukungan dari masyarakat untuk secara moral mengantisipasi jangan sampai PSK itu terus eksis meskipun tingkat kesulitannya tinggi,” pungkasnya.(*)





















