Bogor24Update – Sebanyak 171 peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Bogor sepanjang periode Januari hingga pertengahan Juli 2026.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan, jumlah tersebut merupakan akumulasi kejadian kebakaran yang tercatat sejak 1 Januari hingga 15 Juli 2026.
“Sepanjang Januari sampai Juli 2026 ada 171 kebakaran,” ujar Yudi saat dikonfirmasi, Jumat 17 Juli 2026.
Menurut Yudi, peristiwa kebakaran tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor. Peningkatan kejadian paling banyak terjadi saat memasuki musim kemarau, terutama pada Juni hingga Juli.
“Puncak kebakaran terjadi pada musim kemarau ini, tepatnya Juni sampai Juli yang sering terjadi kebakaran lahan, kebun, dan tempat pembuangan sampah,” ucapnya.
Ia menjelaskan, sebagian besar kebakaran dipicu oleh kelalaian manusia, salah satunya akibat aktivitas membakar sampah yang tidak diawasi hingga api membesar.
“Kelalaian manusia, misalnya bakar sampah yang kemudian ditinggalkan hingga api menjadi besar,” tuturnya.
Karena itu, Yudi mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang masih berlangsung.
Menurutnya, jumlah kebakaran diperkirakan masih berpotensi bertambah seiring kemarau berkepanjangan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor.
“Munculnya api di sekitar kita itu karena panas terik yang saat ini terjadi, sehingga mudah timbulnya api. Maka, masyarakat harus peduli dengan diri sendiri dan lingkungannya,” pungkasnya.(*)





















