Bogor24Update – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor belum memantapkan niatnya untuk menambah armada bus listik yang akan beroperasi di wilayah Bumi Tegar Beriman.
Kendati menjadi salah satu prioritas pada 2027, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan bahwa saat ini Pemkab Bogor masih fokus untuk melakukan evaluasi operasional bus listrik yang telah beroperasi di kawasan Cibinong Raya.
“Sekarang lagi tes dulu untuk melihat animo orang yang datang ke sini, baru nantinya kita melakukan rancangan-rancangan yang terintegrasi regional dengan DKI Jakarta,” ujar Ajat kepada wartawan, Jumat 4 September 2026.
Baca Juga : Pemkab Bogor Perluas Layanan Bus Listrik hingga Depok dan Puncak
Ajat menyebut, Pemkab Bogor bertekad mengurangi polusi yang kian marak di wilayah Bumi Tegar Beriman, salah satunya dengan menambah kehadiran bus listrik yang ramah lingkungan.
Namun, tambah dia, rencana penambahan bus listrik tersebut terkendala oleh anggaran yang belum mencukupi.
“Jadi, kita sudah mengkalkulasi kebijakannya yang sudah ada. Apakah kita mau seperti Kota Bogor yang pakai pola Buy The Service (BTS) atau kita beli,” ucapnya.
“Kita ingin bertransformasi dari bahan bakar fosil jadi bahan bakar listrik biar ramah lingkungan, tapi satu sisi biayanya besar,” sambungnya.
Baca Juga : Hari Kedua Uji Coba, Bus Listrik Sempat Trouble di Area KRL Bojonggede
Ajat mengungkapkan, rencana penambahan bus listrik itu merupakan instruksi Bupati Bogor, Rudy Susmanto yang telah dialokasikan dalam Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2027.
“Kita sudah menyiapkan, sehingga di pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) bergeser jadi oke,” pungkasnya.(*)






















