Bogor24Update – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mengungkap sejumlah warga di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, mengalami gejala ringan berupa pilek dan mata perih akibat kepulan asap kebakaran.
Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, mengatakan hingga saat ini belum ditemukan warga yang mengalami gangguan kesehatan serius akibat kebakaran tersebut.
“Sampai saat ini gejala yang timbul di warga sekitar hanya gejala ringan, berupa pilek dan mata perih,” ujar Fusia kepada Bogor24update, Selasa 8 September 2026.
Baca Juga : TPA Galuga Ditutup Imbas Kebakaran, Sampah Diminta Disimpan di Tiap UPT
Fusia menjelaskan, hingga kini tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka akibat kebakaran hebat yang melanda TPA Galuga.
Meski demikian, Dinkes Kabupaten Bogor bersama Puskesmas Cibungbulang dan Puskesmas Cijujung telah menyiagakan ambulans serta tenaga kesehatan untuk mengantisipasi dampak kesehatan yang dialami warga di sekitar lokasi.
“Selain itu tentunya kami juga membuka tiga posko kesehatan di sana, yakni Posko Cimangir Galuga, Posko Desa Kukuh, dan Puspu Galuga,” katanya.
Baca Juga : Lahan Terbakar, Aktivitas Pembuangan Sampah di TPA Galuga Ditutup
Menurut Fusia, sampai saat ini belum ada warga terdampak yang membutuhkan penanganan medis di puskesmas maupun rumah sakit.
“Jadi, sampai saat ini belum ada warga sekitar yang membutuhkan perawatan di puskesmas maupun rumah sakit,” sambungnya.
Lebih lanjut, Fusia mengimbau warga yang terdampak kepulan asap kebakaran TPA Galuga untuk menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar rumah.
“Sumber asap tidak terlalu dekat dengan pemukiman warga, tapi kami himbau agar menggunakan masker dan memeriksakan diri apabila mengalami sesak nafas, batuk berat atau keluhan kesehatan lainnya,” pungkasnya.(*)





















