Bogor24Update – Uji laboratorium sampel makanan dan minuman Makan Bergizi Gratis (MBG) usai dugaan keracunan pada ratusan siswa keracunan di SMPN 2 Cisarua serta SMPN 1 dan 2 Dramaga, Kabupaten Bogor, hingga kini masih belum keluar hasilnya.
“Belum keluar,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty kepada wartawan di Cibinong, Rabu, 4 November 2026.
Baca Juga : Menu MBG yang Diduga Sebabkan Keracunan di SMPN 2 Cisarua Diuji Lab, 3 Hari Selesai
Fusia menjelaskan, dua sampel itu ditelah dibawa ke laboratorium di kawasan Bandung. Namun, belum keluarnya dua sampel yang dijuji lab itu karena harus diperiksa secara detil.
“Kendalanya lama diteliti aja, harus diperiksa lebih teliti karena kan ini bukan kasus biasa,” ucapnya.
Oleh karena itu, Fusia mengaku belum bisa menjawab kapan akan keluarnya hasil uji lab dari dua sampel tersebut.
“Kami ga bisa pastikan, tapi kalau sudah keluar pasti dikasih tau,” tuturnya.
Baca Juga : Bertambah! Korban Diduga Keracunan MBG di SMPN 1 dan 2 Dramaga Jadi 489 Orang
Sekadar informasi, kejadian keracunan yang diduga gegara MBG terjadi sebanyak dua kali di Sekolah Negeri yang ada di Kabupaten Bogor.
Pertama, sebanyak 103 siswa diduga keracunan gegara MBG di SMPN 2 Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Kedua, sebanyak 489 siswa dan guru diduga keracunan gegara MBG di SMPN 1 dan 2 Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 27 Oktober 2026.(*)





















