Bogor24Update – Cabang olahraga (cabor) petanque mulai dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat (Jabar) 2026.
Pertandingan yang dibuka langsung oleh Ketua Bidang Organisasi dan Kerja Sama PB Petanque, Ramdan Pelana, berlangsung di Green Forest, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Minggu 8 November 2026.
Pada hari pertama, pertandingan difokuskan pada nomor beregu. Kontingen Kota Bogor pun langsung membidik medali emas melalui nomor tersebut yang dinilai menjadi salah satu kekuatan utama tuan rumah.
Ketua FOPI Kota Bogor, Eka Wardhana, mengungkapkan, bahwa semua atletnya sudah menjalani persiapan secara maksimal dan siap bersaing untuk memberikan hasil terbaik. Sebanyak tujuh atlet diturunkan dalam nomor beregu dengan harapan mampu mengamankan podium tertinggi.
“Alhamdulillah, hari ini kita sudah mulai masuk hari pertandingan. Atlet Kota Bogor sudah sangat siap. Kekuatan utama kita memang ada di tim beregu. Mudah-mudahan hari ini bisa mendapatkan emas,” ujar Eka.
Kontingen Kota Bogor , lanjut Eka, pada Porprov XV 2026 mengikuti 13 nomor pertandingan yang diperlombakan. Usai nomor beregu, persaingan akan berlanjut pada nomor perseorangan, triple mix, hingga double. Namun, ia mengakui persaingan antarkabupaten dan kota di Jawa Barat cukup merata. Karena itu, para atlet diminta menjaga konsistensi dan fokus sepanjang pertandingan.
“Target kita empat medali emas. Memang kekuatan kabupaten dan kota lain juga merata, tetapi kami optimistis bisa meraih hasil maksimal,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Ketua FOPI Jawa Barat, Vicki Ahmad Kharisman, mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan seluruh panitia dalam menyelenggarakan pertandingan petanque Porprov XV 2026.
Menurut dia, fasilitas dan suasana pertandingan yang disiapkan Kota Bogor memberikan kenyamanan bagi para atlet dan perangkat pertandingan. Dengan kondisi tersebut , dirinya berharap dapat mendukung lahirnya prestasi terbaik selama kompetisi berlangsung hingga 13 November mendatang.
Vicki menjelaskan bahwa sebelumnya dalam kejuaraan nasional Jawa Barat berhasil menempati posisi kedua nasional. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi agenda olahraga berikutnya.
Vicki berharap para atlet yang menunjukkan performa terbaik dalam Porprov kali ini dapat kembali dipersiapkan untuk mengikuti seleksi menuju Pra-PON 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Jadi tunjukkan prestasi terbaiknya. Mudah-mudahan setelah Porprov ini nanti akan ada seleksi kembali untuk Pra-PON 2028 di NTB,” kata Dia.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi dan Kerja Sama PB Petanque, Ramdan Pelana menyebut perkembangan olahraga petanque di Indonesia semakin pesat. Saat ini, keanggotaan organisasi petanque di tingkat provinsi telah mencapai 32 provinsi.
Dalam dua bulan terakhir, lanjut ia, terdapat lima provinsi yang juga telah menyelenggarakan Porprov. Kondisi tersebut menunjukkan pembinaan dan kompetisi petanque semakin berkembang, sehingga persaingan antaratlet pun semakin ketat.
Ramdan berharap Jawa Barat mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat berkontribusi bagi Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, ia juga mengingatkan semua atlet dan perangkat pertandingan untuk menjunjung tinggi sportivitas, terlebih kompetisi ini mempertemukan peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat.
“Selamat bertanding, junjung sportivitas, semoga menghasilkan prestasi yang maksimal. Sportivitas sangat penting untuk keberlangsungan, prestasi, dan kelancaran Porprov 2026,” tutup Ramdan.(*)




















