Bogor24Update – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasi kepada Pewarta Foto Indonesia (PFI) yang telah memilih Kabupaten Bogor sebagai lokasi penyelenggaraan Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2026.
Menurut Rudy, Kabupaten Bogor merasa bangga menjadi tempat dipamerkannya karya-karya terbaik fotografer jurnalistik Indonesia yang tergabung dalam PFI. Ia menilai, pameran tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan jejak sejarah bangsa Indonesia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pewarta Foto Indonesia yang memilih Kabupaten Bogor sebagai tempat pelaksanaan acara. Ini bukan sekadar event, tetapi jejak sejarah yang ditinggalkan untuk bangsa Indonesia,” ujarnya.
Saat meninjau puluhan karya foto yang dipamerkan di Taman Siliwangi, Senin (11/5/2026), Rudy mengaku merinding menyaksikan rangkaian karya dalam APFI 2026.
Menurutnya, pameran tersebut bukan hanya kumpulan foto, melainkan lorong sejarah yang menggambarkan perjalanan bangsa Indonesia sepanjang 2025.
“Kalau saya melihatnya bukan sekadar foto. Dari gerbang pertama hingga terakhir, semuanya menceritakan bangsa Indonesia yang dipersatukan dalam setiap gambar,” kata Rudy Susmanto.
Ia menilai, foto-foto yang dipamerkan mampu menggambarkan kekayaan Indonesia, mulai dari potensi daerah, dinamika politik nasional, hingga isu lingkungan dan keberadaan satwa langka seperti Harimau Sumatera dan Gajah Sumatera.
Selain itu, Rudy juga menyoroti sejumlah karya yang menggambarkan perjuangan masyarakat Indonesia. Salah satunya foto tentang almarhum Affan Kurniawan yang disebutnya sebagai simbol perjuangan rakyat.
“Ini seperti lorong sejarah, menapaki perjalanan bangsa Indonesia di tahun 2025,” ucapnya.
Saat ditanya mengenai foto favoritnya dari ribuan karya yang dipamerkan, Rudy mengaku paling terkesan dengan foto anak Harimau Sumatera yang terjerat perangkap pemburu liar.
“Anak macan. Macan bagi Jawa Barat adalah simbol kekuatan, simbol seorang pemimpin. Walaupun masih kecil dan terjerat, dari tatapan dan ekspresinya tetap menunjukkan kekuatan. Itu simbol bangsa Indonesia,” pungkasnya.(***)




















