Bogor24Update – Event lari bertajuk ‘KolaboRun 2026’ yang diusung oleh sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Bogor bakal tersaji di Lapangan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, saat peringatan Hari Kanker Anak Sedunia, pada Minggu, 15 Februari 2026.
Nantinya, KolaboRun 2026 itu mengusung tema ‘Kolaborasikan Langkah untuk Ruang Inklusif’ yang menekankan pada nilai-nilai kebersamaan dan inklusifitas dengan penyandang disabilitas, penyintas kanker, dan masyarakat umum.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan bahwa KolaboRun 2026 itu digagas oleh Kolaboraksi, yakni sebuah komunitas anak muda yang telah berdiri sejak Oktober 2024.
Adapun, tambah dia, KolaboRun 2026 yang diusung oleh para mahasiswa itu nantinya akan menggandeng sejumlah organisasi olahraga di Kabupaten Bogor.
“Kegiatan itu jadi momentum bersatunya organisasi olahraga seperti Koni, Kormi, SOIna, NPCI, hingga PPDI,” ujar Ajat kepada wartawan di Cibinong, Sabtu, 31 Januari 2026.
Ajat menjelaskan, pelaksanaan KolaboRun 2026 itu akan dimulai sejak pukul 07.00 WIB yang berbarengan dengan Car Free Day (CFD) terakhir.
“Acara ini nanti berbarengan dengan CFD terakhir kita yang off dulu selama dua bulan kita berhenti ada puasa, maka itu jadi CFD terakhir,” ucapnya.
Untuk konsep acaranya, kata Ajat, akan dimulai oleh fun lari yang dibagi dalam dua kategori jarak, yakni 1 kilometer untuk peserta inklusif dan 5 kilometer untuk peserta umum dari Lapangan Tegar Beriman hingga simpang CCM.
“Kemudian dilanjut sharing session tentang Hari Kanker Anak Sedunia dengan teman-teman penyintas kanker yang diisi oleh para mahasiswa-mahasiswa itu,” tuturnya.
Lalu, acara dilanjut dengan sejumlah hiburan yang bersatu bersama perayaan CFD terakhir.
“Untuk anggarannya itu temen-temen mahasiswa yang urus karena inisiatif mereka acara ini, misal acara lari itu Kormi masuk ya silahkan dibicarakan biayanya,” paparnya.
Meski begitu, Ajat mendukung penuh langkah yang diinisiasi para mahasiswa asal Kabupaten Bogor tersebut.
“Iya ini baru pertama kali kolaborasi dengan mahasiswa di Kabupaten Bogor, maka kita mah hanya bisa support dan menyiapkan tempat aja,” pungkasnya. (*)






















