Baca Juga : Jaga Ketahanan Pangan, Desa Banjarwangi Ubah Sawah Menjadi Kebun Ubi
Dia juga menerangkan, tahapan pembagian bibit tersebut d mengutamakan simbiosis mutualisme dengan saling menguntungkan sesama Pihak desa, kelompok tani (poktan) dan juga keluarga penerima manfaat (KPM).
“Jadi ini simbiosis mutualisme ya. Dari desa lalu ke kelompok tani kemudian nanti juga ke KPM,” jelasnya.
Di Desa Karehkel dengan delapan Poktan dan di dalamnya 40 anggota, memiliki lahan pertanian sekitar 120 hektare.
Odi berharap pemberian bibit tersebut bisa mempertahankan bahkan mengembangkan lahan pertanian yang ada.
Apalagi, kata dia, petani di Desa Karehkel telah mampu menghasilkan panennya sendiri seperti beras untuk kebutuhan warga di wilayah.
“Hampir setiap tahunnya membagikan padi kepada sekitar 500 KPM. Semoga bisa dipertahankan dengan kondisi apapun, urusan pangan itu urusan yang paling penting. Harus bisa dipertahankan di wilayah pertanian dan peikanan,” tandas Odi.