“Ada 120 meja dan kursi yang kami anggarkan. Mudah-mudahan Desember sudah bisa dikirimkan,” kata Yanto.
Sebelumnya diberitakan, pemerataan pendidikan yang kerap dilontarkan pemerintah daerah Kabupaten Bogor belum sepenuhnya terjadi. SD Negeri Cidokom 2, Kecamatan Rumpin, salah satunya.
Di sekolah ini, proses kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa sungguh memprihatinkan. Berdasarkan pantauan di lokasi, KBM berjalan tanpa adanya meja dan kursi.
Salah satu guru SDN Cidokom 2,
Muhammad Andriana mengatakan bahwa kondisi itu sudah terjadi sejak dua tahun lalu. Dimana siswa terpaksa melakukan KBM di lantai lantaran tidak ada mebeler.
“Mebelernya kurang, bahkan di kelas 4B itu belajarnya menggunakan mushola, lalu kelas 6 pakai ruang lab,” kata Andriana.