Bogor24Update
No Result
View All Result
  • Login
  • Headline
  • Bogor24update
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Bogor
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Olahraga
    • Persikabo Corner
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Hiburan
    • Kuliner Bogor
    • Galery Foto
    • Info Netizen
    • Cerita Warga
Bogor24Update
  • Headline
  • Bogor24update
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Bogor
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Olahraga
    • Persikabo Corner
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Hiburan
    • Kuliner Bogor
    • Galery Foto
    • Info Netizen
    • Cerita Warga
No Result
View All Result
Bogor24Update
No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor24update
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Kota Bogor
  • Kabupaten Bogor
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Olahraga
  • Persikabo Corner
  • Hiburan
Home Bogor24update

Enam Ekor Komodo Hasil Breeding Taman Safari Indonesia, PT Smelting dan KLHK RI Akhirnya Dilepasliarkan ke Cagar Alam Wae Wuul NTT

Redaksi by Redaksi
25 September 2023
Reading Time: 5 mins read
A A
0
Enam Ekor Komodo Hasil Breeding Taman Safari Indonesia, PT Smelting dan KLHK RI Akhirnya Dilepasliarkan ke Cagar Alam Wae Wuul NTT

Pelepasliaran enam ekor Komodo di Cagar Alam Wae Wuul, Labuan Bajo, NTT. (*)

Bogor24Update – Enam ekor satwa Komodo (Varanus komodoensis) hasil pengembangbiakan (captive breeding-Ex-situ) yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Timur (BBKSDA NTT) dengan menggandeng lembaga konservasi satwa terbesar di Indonesia yakni Taman Safari Bogor dengan sokongan program konservasi PT. Smelting akhirnya dilepasliarkan ke habitat aslinya, Cagar Alam Wae Wuul, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (23/9/2023).

Pelepasliaran 6 ekor komodo sebagai implementasi program pentahelix konservasi satwa kebanggaan Indonesia ini dilakukan di pelataran Cagar Alam Wae Wuul, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai gelaran puncak Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2023.

Pelepasliaran enam Komodo ini dilaksanakan di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK RI melalui Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik (KKHSG), Balai Besar KSDA Jawa Barat (BBKSDA Jabar) dan Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur (BBKSDA NTT).

BACA JUGA :

Pengurus DPC PPP Kota Bogor 2026-2031 Resmi Dilantik

Pengurus DPC PPP Kota Bogor 2026-2031 Resmi Dilantik

7 November 2026
Gelandangan Ditemukan Tewas di Jalan Raya Cilebut, Polisi Temukan 8 Bungkus Makanan

Gelandangan Ditemukan Tewas di Jalan Raya Cilebut, Polisi Temukan 8 Bungkus Makanan

7 November 2026
Razia Gabungan, Polisi Amankan 1.792 Miras Ilegal di Dramaga

Razia Gabungan, Polisi Amankan 1.792 Miras Ilegal di Dramaga

7 November 2026
Pejalan Kaki di Cileungsi Tewas Tertabrak Truk saat Hendak Nyeberang

Pejalan Kaki di Cileungsi Tewas Tertabrak Truk saat Hendak Nyeberang

7 November 2026

Founder sekaligus Direktur Taman Safari Indonesia (TSI), Jansen Manansang, menegaskan komitmen Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor untuk menjaga kelestarian satwa Komodo karena merupakan salah satu satwa yang dilindungi Undang-Undang.

“Kita menegaskan komitmen bersama KLHK RI dan PT Smelting untuk terus berupaya menjaga populasi Komodo atau Varanus komodoensis agar tetap lestari di Indonesia. Berbagai langkah konservasi dan habituasi telah kami lakukan dengan sangat serius agar populasinya tetap terjaga. Agar anak cucu kita bisa melihat Komodo sampai kelak nanti,” tutur Jansen Manansang, Sabtu (23/9/2023).

Jansen juga berpesan agar seluruh elemen di Tanah Air untuk menjaga dan mencintai Komodo yang merupakan kekayaan intelektual Bangsa Indonesia.

“Komodo adalah kekayaan asli Indonesia yang harus terus-menerus dijaga. Keberadaan UU yang telah mengatur pelestarian Komodo juga harus diimplementasikan dengan baik dan bijak,” pesannya.

 

Sementara, Group Head Life Sciences Taman Safari Indonesia (TSI), Drh. Bongot Huaso Mulia M.Sc menegaskan, Taman Safari Bogor sejauh ini menjadi salah satu- lembaga konservasi satwa yang diberi kepercayaan oleh KLHK RI untuk melakukan pengembangan populasi dan konservasi kelestariannya.

“Ini adalah keberhasilan dari dukungan semua pihak, tidak hanya ikhtiar Taman Safari Bogor saja. Kami mengucapkan terima kasih untuk KLHK RI yang terus-menerus memberi supervisi serta PT Smelting yang terus-menerus memberi dukungan baik moril mau pun materiil,” ungkapnya.

Bongot mengatakan, keenam ekor Komodo hasil pengembangbiakan Taman Safari Bogor dengan dukungan PT. Smelting ini diterbangkan dari Bandara Soekarno Hatta pada 15 Agustus 2023 dengan pesawat Garuda Indonesia.

“Keenamnya menjalani proses habituasi selama kurang lebih satu bulan sebelum dilepasliarkan. Selama di Taman Safari Bogor keenamnya juga telah dilatih hidup di alam liar. Setelah dilepasliarkan akan dipasang GPS untuk memonitor pergerakan dan kondisi mereka di Cagar Alam Wae Wuul,” ungkap Bongot.

Biawak komodo merupakan spesies yang rentan terhadap kepunahan, dan dikatagorikan sebagai spesies Rentan dalam daftar IUCN Red List. Sekitar 4.000-5.000 ekor komodo diperkirakan masih hidup di alam liar. Populasi ini terbatas menyebar di pulau-pulau Rinca (1.300 ekor), Gili Motang (100), Gili Dasami (100), Komodo (1.700), dan Flores (mungkin sekitar 2.000 ekor).

Meski demikian, ada keprihatinan mengenai populasi ini karena diperkirakan dari semuanya itu hanya tinggal 350 ekor betina yang produktif dan dapat berbiak. Karena kekhawatiran ini, pada tahun 1980 Pemerintah Indonesia menetapkan berdirinya Taman Nasional Komidi untuk melindungi populasi komodo dan ekosistemnya di beberapa pulau termasuk Komodo, Rinca dan Padar.

 

Belakangan, ditetapkan pula Cagar Alam Wae Wuul dan Wolo Tado di Pulau Flores untuk membantu pelestarian Komodo.

“Kami tidak henti-hentinya menggalang dukungan dari semua pihak, khususnya pemerintahan dan masyarakat baik di Indonesia mau pun masyarakat Internasional serta kalangan-kalangan intelektual untuk turut menjaga dan melestarikan satwa Komodo. Dukungan besar PT. Smelting kepada Taman Safari Bogor dalam proses pelestarian dan pengembangbiakan harus menjadi pilot project dan penggerak entitas lain agar lebih peduli terhadap satwa-satwa yang populasinya kini terancam,” tandas General Manager (GM) Taman Safari Bogor, Emeraldo Parengkuan.

Sementara itu, EVP Direktur PT Smelting, Ryuichi Hasegawa menegaskan komitmen PT Smelting untuk terus berkontribusi dalam berbagai program konservasi lingkungan hidup, baik satwa mau pun kehidupan alam lainnya.

“Kami, sebagai perusahaan smelter tembaga pertama di Indonesia, terus berkomitmen untuk berkontribusi untuk masyarakat dan lingkungan hidup.  Ini bukan yang pertama kami bekerjasama dengan Lembaga Konservasi Taman Safari Indonesia untuk perlindungan satwa endemik Indonesia yang terancam punah, sebelumnya kami telah sukses melakukan konservasi pengembangbiakan dan pelepasan Elang Jawa ke habitat aslinya di Januari tahun ini. Nah, sekarang ini kami lanjutkan dengan konservasi pelepasan Komodo ke habitat aslinya. Kami harapkan ini menjadi role model bagi perusahaan lain untuk melakukan hal sama bagi penyelamatan flora dan fauna endemik Indonesia yang terancam punah, sehingga kelak generasi masa depan bisa mendapatkan manfaat pelestarian lingkungan,” jelas Hasegawa.

PT Smelting merupakan perusahaan yang bergerak di peleburan dan pemurnian tembaga pertama di Indonesia dengan pemegang saham utama Mitsubishi Materials Corporation dan PT Freeport Indonesia. Pabriknya berlokasi di Gresik Jawa Timur dan berdiri sejak 1996.

PT Smelting memproduksi katoda tembaga dengan kemurnian 99,99%, kualitas kelas dunia sebagai produk utama.  Katoda tersebut telah terdaftar dengan nama Gresik Copper Cathode di London Metal Exchange dengan kategori LME Grade A. Total Produksi katoda tembaga 300.000 ton tembaga per tahun. Perusahaan juga memproduksi beberapa produk sampingan seperti asam sulfat, terak tembaga, gipsum, tembaga telurid, dan lumpur anoda. PT Smelting bervisi menjadi pabrik peleburan dan pemurnian tembaga ramah lingkungan.

 

Pemasangan GPS untuk Pelacakan

Sebelum menjalani pelepasliaran, telah dilakukan pula rangkaian kegiatan berupa sosialisasi di berbagai lokasi antara lain di Bogor, Jakarta, Surabaya, Gresik, maupun di Labuan Bajo khususnya di desa sekitar CA Wae Wuul oleh Balai Besar KSDA NTT bekerjasama dengan Lembaga Konservasi TSI dan PT Smelting, serta pelatihan pengoperasian telemetry GPS dan pengolahan data untuk monitoring pasca pelepasliaran yang akan dilakukan selama 3 (tiga) tahun di lokasi pelepasliaran.

Untuk melindungi populasi Komodo dari kepunahan, Pemerintah Indonesia telah menetapkan kawasan konservasi yang menjadi habitat Komodo, diantaranya Taman Nasional Komodo dan Cagar Alam Wae Wuul.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK, Prof.  Dr. Satyawan Pudyamoko melalui Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Genetik (KKHG) KLHK RI, Indra Exploitasia menyambut baik rencana pelepasliaran Komodo ini. Lebih lanjut, Indra menyampaikan bahwa Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki kekayaan alam terbesar di dunia. Wilayah Indonesia yang luas dengan karakteristik habitat yang beragam sangat mendukung kehidupan bagi berbagai jenis satwa liar, sehingga sebaran satwa di Indonesia sangat variatif. Kawasan NTT sebagai salah satu habitat biogeografis unik memiliki ciri satwa khas dan endemik yang keberadaannya hanya dapat ditemui di wilayah tersebut, seperti biawak Komodo.

“Upaya pelepasliaran Komodo ke habitatnya dari pengembangbiakan di Lembaga Konservasi seperti TSI, merupakan implementasi program ex situ linked to in situ, Semoga program ex situ linked to insitu ini dapat direplikasi keberhasilannya oleh Lembaga konservasi lain, dan Komodo yang dilepasliarkan dapat hidup dan berkembang biak dengan baik di habitat alaminya,” ungkapnya.

Sesuai dengan mandat peraturan perundangan yang berlaku bahwa salah satu fungsi Lembaga Konservasi dalam hal ini Taman Safari adalah sebagai tempat cadangan genetik guna mendukung populasi in-situ, yang di antaranya dapat dimanfaatkan untuk pelepasliaran (restocking) ke habitat alaminya. Pelepasliaran ini merupakan bukti nyata bahwa konservasi ex-situ dapat mendukung konservasi in-situ, atau dikenal dengan strategi ex-situ linked to in-situ.

Indra berharap agar Komodo yang dilepasliarkan ini mendukung kelestarian dan peningkatan populasi komodo di habitat aslinya.

Biawak Komodo merupakan spesies yang dilindungi undang-undang, berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 106 tahun 2018, dan dikategorikan sebagai spesies Endangered dalam daftar merah IUCN. Populasi Komodo di alam liar, saat ini terbatas penyebaraannya di beberapa pulau seperti Pulau Rinca, Pulau Padar, Gili Motang, Nusa Kode, Pulau Komodo, dan Pulau Flores.

Di luar kawasan Taman Nasional Komodo, komodo dapat ditemukan pada kawasan konservasi lain yakni di Cagar Alam (CA) Wae Wuul, CA Wolo Thado, CA Riung dan Taman Wisata Laut 17 Pulau Riung.  Berdasarkan hasil monitoring yang serta analisis data ekspedisi komodo di Flores Tahun 2015-2018, komodo dapat ditemukan pula di luar kawasan hutan konservasi antara lain: Pulau Longos, Golo Mori, Mburak, Tanjung Kerita Mese, Nanga Bere/ Nisar, (Kabupaten Manggarai Barat), Pota, Baras, Golo Lijun-Buntal (Kabupaten Manggarai Timur), serta Semenanjung Torong Padang (Kabupaten Ngada).

Tampak hadir dalam acara pelepasliaran Komodo di antaranya Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi; Anggota Komisi IV DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat; Direktur Nagoya Higashiyama Zoo, Yamaguchi; jajaran pimpinan KHLK RI dan tokoh masyarakat Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Tags: bogor24updateCagar Alam Wae Euul NTTcaptive breeding-Ex-situKLHK RILabuan BajoLembaga KonservasiPelpaliaran KomodoTaman Safari BogorTaman Safari Indonesia
SendShare4Tweet2ShareShareSend
Previous Post

Hilang Kendali Minibus Geruduk Sejumlah Kios dan Pedagang Pinggir Jalan

Next Post

World Cleanup Day 2023, UPTD Ciliwung Cisadane dan Relawan Angkat Sampah Ciliwung

Redaksi

Redaksi

Related Posts

Pengurus DPC PPP Kota Bogor 2026-2031 Resmi Dilantik
Bogor24update

Pengurus DPC PPP Kota Bogor 2026-2031 Resmi Dilantik

7 November 2026
Gelandangan Ditemukan Tewas di Jalan Raya Cilebut, Polisi Temukan 8 Bungkus Makanan
Bogor24update

Gelandangan Ditemukan Tewas di Jalan Raya Cilebut, Polisi Temukan 8 Bungkus Makanan

7 November 2026
Razia Gabungan, Polisi Amankan 1.792 Miras Ilegal di Dramaga
Bogor24update

Razia Gabungan, Polisi Amankan 1.792 Miras Ilegal di Dramaga

7 November 2026
Pejalan Kaki di Cileungsi Tewas Tertabrak Truk saat Hendak Nyeberang
Bogor24update

Pejalan Kaki di Cileungsi Tewas Tertabrak Truk saat Hendak Nyeberang

7 November 2026
Ribuan Warga Padati Balai Kota Bogor, Saksikan Pergelaran Wayang hingga Dini Hari
Bogor24update

Ribuan Warga Padati Balai Kota Bogor, Saksikan Pergelaran Wayang hingga Dini Hari

7 November 2026
‎14.595 Warga Bogor Terdampak Judol, DPRD Siapkan Langkah Penanganan ‎
Bogor24update

‎14.595 Warga Bogor Terdampak Judol, DPRD Siapkan Langkah Penanganan ‎

6 November 2026
Next Post
World Cleanup Day 2023, UPTD Ciliwung Cisadane dan Relawan Angkat Sampah Ciliwung

World Cleanup Day 2023, UPTD Ciliwung Cisadane dan Relawan Angkat Sampah Ciliwung

Motong Arus Lalin, Seorang Pemotor Tewas Tertabrak Pemotor Lain di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol

Motong Arus Lalin, Seorang Pemotor Tewas Tertabrak Pemotor Lain di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol

Please login to join discussion

BERITA POPULER

Angkot Kota Bogor

Tarif Angkot Kota Bogor Februari 2024, Lengkap dengan Rutenya

21 Februari 2024
Detik detik saat pembacokan pelajar di Simpang Pomad, Kota Bogor. (Tangkapan layar dashcam William Sangga)

Detik-detik Pembacokan Pelajar di Simpang Pomad Bogor Terekam Dashcam Pengendara

17 Desember 2025
Siap-siap Ribuan Massa kepung Balai Kota, Posko Logistik Aksi 2.6.26 Dibuka, Forum RT/RW Kota Sukabumi

Siap-siap Ribuan Massa kepung Balai Kota, Posko Logistik Aksi 2.6.26 Dibuka, Forum RT/RW Kota Sukabumi

1 Juni 2026
Buron 2 Bulan, Eksekutor Pembacokan Pelajar SMK di Simpang Pomad Diringkus Polisi

Buron 2 Bulan, Eksekutor Pembacokan Pelajar SMK di Simpang Pomad Diringkus Polisi

20 Mei 2023
Ribuan Warga Kota Bogor Sambut Gubernur Jabar di “Nganjang Ka Warga”

Ribuan Warga Kota Bogor Sambut Gubernur Jabar di “Nganjang Ka Warga”

26 Juli 2025

EDITOR'S PICK

Hendak Nyalip Truk, Pemotor dan Penumpangnya Tewas di Jalan Transyogi 

Hendak Nyalip Truk, Pemotor dan Penumpangnya Tewas di Jalan Transyogi 

17 Juli 2024
Bupati Bogor Komitmen Laporkan Pengelolaan Keuangan Daerah yang Transparan

Bupati Bogor Komitmen Laporkan Pengelolaan Keuangan Daerah yang Transparan

31 Maret 2026
Pria di Ciomas Alami Sejumlah Luka Usai Tertimpa Rumah Roboh

Pria di Ciomas Alami Sejumlah Luka Usai Tertimpa Rumah Roboh

30 Mei 2025
Mabuk, Pria Ini Diamankan Polisi Malak Pengendara Mobil Box

Mabuk, Pria Ini Diamankan Polisi Malak Pengendara Mobil Box

3 Juni 2023

TENTANG KAMI

Bogor24Update

Selamat Datang di Bogor24Update.id
Portal Berita yang dikelola oleh PT KARYA MEDIA INFINITE - SK Kemenkumham RI
NOMOR : AHU-038889.AH.01.30.Tahun 2022

◉ Redaksi ◉ Tentang Kami ◉ Pedoman Media Cyber ◉

© 2023 Bogor24Update

No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor24update
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Bogor
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Olahraga
    • Persikabo Corner
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Hiburan
    • Kuliner Bogor
    • Galery Foto
    • Info Netizen
    • Cerita Warga

BOGOR24UPDATE © 2023

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In