Bogor24Update – Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengklaim pertumbuhan ekonomi di wilayahnya mengalami peningkatan sejak tahun 2024.
Peningkatan itu, kata dia, tidak terlepas dari peran individu maupun kelompok UMKM di Kota Bogor.
“Di tahun 2024, pertumbuhan ekonomi kita di 5,15 persen, di 2025 meningkat menjadi 5,45 persen. Dan bahkan di 2026 trennya akan naik lagi,” ungkap Jenal saat kegiatan Temu Bisnis yang digelar Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) di Paseban Sribaduga, Balai Kota Bogor, Selasa 6 Oktober 2026.
Pemerintah yang didukung seluruh stakeholder, dijelaskan Jenal, seperti IWAPI memiliki peran yang cukup nyata dan strategis dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kota Bogor.
Oleh karena itu, ia berpesan agar IWAPI terus meningkatkan perannya dalam siklus pertumbuhan ekonomi di Kota Bogor. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berada di belakangnya.
“Aksesibilitas, kolaborasi, dan sinergitas untuk peningkatan ekonomi kami dengan tangan terbuka akan terus siap memfasilitasi dan membantu,” kata Jenal.
Di samping itu Jenal mengatakan, bahwa dunia usaha masih penuh dengan tantangan. Sehingga, dibutuhkan bimbingan dan supervisi yang lebih, terutama terhadap produk usaha yang mereka jajakan.
“Termasuk soal permodalan usaha bagi para pelaku UMKM,” katanya.
Maka dari itu, ia meminta OPD terkait dan pelaku perbankan untuk memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha dalam program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Sementara itu, Ketua DPC IWAPI Kota Bogor, Dhany Rose, mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema berbagi strategi usaha dan pendampingan bagi perempuan kepala keluarga dan UKM.
“Tentu kami berkeinginan kepada Pemerintah Kota Bogor, terutama di bidang terkait, agar terus berkolaborasi dan memberikan pendampingan terhadap kami,” kata Dhany Rose.
Dhany menambahkan bahwa program Temu Bisnis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Bogor dengan IWAPI serta stakeholder lainnya.(*)




















