Bogor24Update – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat belasan rumah rusak hingga tiga orang luka usai gempa terjadi di Bumi Tegar Beriman.
Gempa berkekuatan magnitudo 4,1 yang terjadi pada Kamis 15 Oktober 2026 sekitar pukul 17.58 WIB tersebut menyerang dua wilayah sekaligus, yakni Kecamatan Pamijahan dan Leuwiliang alami luka.
“Total ada 17 unit rumah yang terdampak kerusakan yang di antaranya dua rusak ringan, satu rusak sedang, dan 14 lainnya masih dalam proses pendataan,” ujar Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor Andi Sumardi kepada Bogor24update, Jumat, 16 Oktober 2026.
Rinciannya, kata Andi, 14 unit rumah rusak terjadi di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang. Sedangkan, tiga unit rumah rusak terjadi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan.
Sementara untuk tiga orang luka berada di wilayah Kecamatan Pamijahan mengalami luka ringan usai terdampak kejadian gempa tersebut.
“Tiga orang mengalami luka-luka dan saat ini telah ditangani oleh puskesmas setempat,” ucapnya.
Selain itu, lanjut Andi, sebanyak 17 kepala keluarga (KK) atau 51 orang dari dua kecamatan tersebut mengungsi karena khawatir gempa susulan kembali terjadi.
“15 KK atau 45 orang di Kecamatan Leuwiliang mengungsi, dan dua KK atau enam orang di Kecamatan Pamijahan mengungsi,” tuturnya.
Lebih lanjut, Andi menghimbau kepada warga yang mengungsi untuk selalu waspada dan memperhatikan barang berharga yang ada di rumah masing-masing.
“Saya mengimbau untuk melakukan jadwal siskamling, dan juga mempersiapkan atau menyimpan surat serta barang berharga dalam satu tas,” pungkasnya.(*)




















