“Kota Bogor telah menunjukkan kedewasaannya dalam menghadapi tantangan. Semoga pembangunan dapat terus berlanjut, masyarakat semakin sejahtera, dan kota ini tetap nyaman bagi semua,” ujarnya.
Mengenai kerumunan dan kericuhan yang terjadi, Hery memastikan bahwa pelaksanaan Helaran berakhir dengan kondusif meskipun terdapat beberapa insiden teknis yang memerlukan penyesuaian.
“Ini adalah situasi yang kondusif. Antusiasme luar biasa dari masyarakat menyebabkan beberapa masalah teknis yang harus diatasi. Namun, hal ini tidak mengganggu keseluruhan jalannya acara,” jelasnya.
Selain itu, dari pantauan di lapangan, terjadi kerusuhan saat prosesi arak-arakan, dengan aksi dorong-dorongan dan beberapa warga menjadi korban terinjak.
“Kami telah mengatasi situasi tersebut. Masyarakat telah membubarkan diri dan beberapa warga yang terinjak sudah mendapatkan pertolongan,” kata salah satu petugas Satpol PP Kota Bogor yang bertugas di lokasi Helaran.(*)