“Dalam konteks ini, Pemkab perlu lebih aktif dalam mendukung pertumbuhan sektor pertanian untuk mencapai keseimbangan yang optimal,” tambah Rudy.
Selain fokus pada sektor pertanian, Rudy juga mendorong pengembangan subsektor peternakan. Data BPS menunjukkan potensi besar dalam populasi unggas dan ternak besar di wilayah ini.
Pada tahun 2022, populasi unggas di Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa ayam ras pedaging mendominasi dengan jumlah 27.163.199 ekor, diikuti ayam ras petelur sebanyak 9.200.787 ekor. Sementara itu, untuk ternak besar, populasi sapi potong mengalami penurunan signifikan menjadi 18.585 ekor, menurun sebesar 24,27 persen dibandingkan tahun 2021.
“Pengembangan subsektor peternakan ini menjadi penting dalam diversifikasi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kita harus memastikan bahwa sektor ini mendapatkan perhatian yang cukup,” kata Rudy Susmanto.
Penurunan jumlah ternak sapi potong, menurutnya, salah satunya disebabkan oleh wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Oleh karena itu, perlu langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan untuk memastikan keberlanjutan subsektor peternakan di Kabupaten Bogor,” tandas Rudy. (*)