Cianjur24Update –Panen raya padi di Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, menjadi awal kerja sama ketahanan pangan DKI Jakarta dan Cianjur, Kamis 12 Februari 2026.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan Wakil Bupati Cianjur Ramzi Geys Thebe hadir langsung di lahan persawahan seluas belasan hektare tersebut.
Selain panen bersama, kedua pemerintah daerah juga menandatangani kesepakatan kerja sama. Fokusnya adalah memperkuat pasokan pangan untuk masyarakat ibu kota.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menjelaskan, kerja sama itu mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah dengan Daerah Lain dan Kerja Sama Daerah dengan Pihak Ketiga.
“Kerja sama ini diawali dengan penyusunan kesepakatan bersama, kemudian dilanjutkan dengan teknis dan operasional.
Tujuannya untuk mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat Jakarta serta memastikan ketersediaan stok pangan guna mengendalikan inflasi daerah,” ujar Rano.
Ia menambahkan, implementasi kerja sama akan dilakukan melalui skema business to business (B2B) antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta dan mitra usaha di Kabupaten Cianjur.
Menurutnya, kebutuhan pangan DKI Jakarta setiap hari sangat besar, sementara keterbatasan lahan pertanian menjadi tantangan utama.
Komoditas prioritas meliputi beras, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, rempah-rempah, serta kebutuhan pokok lainnya.
“Karena DKI tidak memiliki lahan pertanian yang memadai, maka kami menjalin kerja sama dengan Kabupaten Cianjur sebagai langkah awal dalam memperkuat ketahanan pangan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur Ramzi menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai tingginya kebutuhan pangan Jakarta menjadi peluang besar bagi petani dan pelaku usaha pertanian di Cianjur untuk memperluas pasar.
Menurut Ramzi, Pemerintah Kabupaten Cianjur siap mengambil peran sebagai daerah penyangga utama kebutuhan pangan ibu kota.
“Dalam kerja sama ini, Cianjur akan menjadi garda terdepan untuk memenuhi stok kebutuhan pangan warga DKI Jakarta,” tegasnya.
Panen raya ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan distribusi pangan antardaerah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Cianjur. (*)




















