Bogor24Update – Ribuan masyarakat terdampak penutupan aktivitas tambang mendesak pemerintah untuk kembali melakukan pendataan penerima kompensasi.
Koordinator aksi unjuk rasa Ahmad Gojali menyebut bahwa hingga saat ini kompensasi belum merata dirasakan masyarakat.
Setelah tambang dihentikan sekitar tiga bulan lalu, masih ada ribuan masyarakat terdampak belum mendapatkan kompensasi yang dijanjikan KDM. Yakni Rp3 juta perbulan.
“Kami meminta kepastian hukum agar realisasi bantuan yang dijanjikan oleh Pak KDM 1 bulan 3 juta. Karena sampai detik ini kami dari dua kecamatan, yakni Rumpin dan Cigudeg belum mendapatkan batuan tersebut,” cetusnya, di halaman Kantor Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Senin 12 Januari 2026.
Karenanya, pendataan ulang harus dilakukan.
“Sesuai data terverifikasi sementara oleh Pemerintah Provinsi, jumlahnya ada 16.000 kepala keluarga yang terdampak dari penutupan tambang,” tegas Ahmad.(*)






















