Bogor24Update – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, membentuk panitia seleksi (Pansel) imbas kosongnya dua direksi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Sayaga Wisata.
Kekosongan itu terjadi setelah Supriadi Jufri mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama karena terpilih menjadi Direktur Utama Operasional Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pariwisata.
Kemudian yang kedua adalah Ivan Fadilla Soedjoko yang juga mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Operasional karena mengikuti kontestasi politik pada 2024.
Kini, kursi direksi hanya menyisakan Aminudin sebagai Direktur Umum PT Sayaga.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan bahwa dibentuknya Pansel itu agar perusahaan tetap beroperasi sebagaimana mestinya.
“Jadi hari ini akan kita tetapkan pansel, semua harus terbuka dan pendaftaran dibuka secara umum. Nanti kalau calon-calonnya sudah mendaftar itu baru bisa kita melihat secara langsung orangnya,” ujar Rudy kepada wartawan di Cibinong, Rabu 25 Februari 2026.
Rudy menjelaskan, pansel itu melibatkan unsur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).
“Pendaftaran belum dibuka, kita baru akan menetapkan Pansel untuk siapa-siapanya silahkan dibahas, tentunya kita ingin objektif,” ucapnya.
Terkait kriterianya, Rudy ingin calon-calon direktur itu memiliki kemampuan dan inovasi di bidang pariwisata.
“Kami ingin orang-orang profesional yang berdasarkan kemampuan masing-masing, kalau perbankan harus bersumber dari perbankan dan kalau dari pariwisata harus bersumber dari orang-orang yang memiliki ide gagasan terkait pariwisata,” pungkasnya.(*)




















