Sukabumi24update – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi berkomitmen memperkuat sinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu target strategis jangka panjang yang disiapkan adalah membangun kawasan industri dan kawasan perkotaan baru dalam kurun waktu 10 tahun ke depan.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, usai pelantikan dan pengukuhan kepengurusan Kadin Kota Sukabumi oleh Ketua Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, pada Senin (12/10/2026).
Ayep menyatakan, pengukuhan Kadin menjadi momentum penting untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang profesional dan inklusif di Kota Sukabumi.
“Kadin di Kota Sukabumi sekarang sudah dilantik dan resmi dikukuhkan oleh Pak Almer, Ketua Kadin Provinsi Jawa Barat. Artinya, ini satu lembaga profesional untuk membangun ekosistem ekonomi di Kota Sukabumi dan menjadi mitra sejajar pemerintah,” ujar Ayep Zaki.
Ayep menjelaskan, rencana pembangunan kawasan industri dan kawasan perkotaan tersebut diproyeksikan untuk menampung kebutuhan pusat kegiatan ekonomi masyarakat di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.
“Target kita 10 tahun ke depan akan mendirikan satu kawasan industri dan satu kawasan perkotaan di Kota Sukabumi. Ini agar kita bisa menampung pusat aktivitas masyarakat Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, hingga Cianjur yang totalnya mencapai kurang lebih 6 juta orang, sehingga kita punya kota dan kawasan industri yang representatif untuk menyelesaikan tantangan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Jawa Barat Almer Faiq Rusydi mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkot Sukabumi. Menurutnya, kehadiran Wali Kota menjadi bukti konkret keberpihakan pemerintah terhadap kemajuan dunia usaha lokal.
“Kami menyambut baik sinergi ini. Sesuai dengan arahan Gubernur, Kadin hari ini harus benar-benar memiliki nilai lebih (value) tentang ekonomi kerakyatan. Kami menginstruksikan Ketua Kadin Kota Sukabumi terpilih untuk segera menyusun kepengurusan dan merumuskan program kerja, khususnya yang berfokus pada pengembangan UMKM,” kata Almer.
Almer optimistis kolaborasi erat antara Kadin dan Pemkot dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka lebih banyak peluang investasi.
“Kehadiran Bapak Wali Kota Sukabumi hari ini adalah modal konkret bentuk dukungan penuh (supporting system). Harapannya, Kadin Kota Sukabumi dapat berjalan seiringan dengan pemerintah kota untuk meningkatkan PAD dan memperkuat perekonomian daerah,” jelasnya.
Ketua Kadin Kota Sukabumi yang baru dikukuhkan, Elis Sugiarti, menyatakan kesiapannya untuk segera merampungkan susunan kepengurusan dan merangkul berbagai asosiasi pengusaha, mulai dari sektor konstruksi hingga pelaku UMKM.
“Langkah awal kami adalah menyusun kepengurusan dan merangkul asosiasi, baik UMKM maupun jasa konstruksi. Kami siap menyusun konsep untuk pemberdayaan UMKM di seluruh wilayah Kota Sukabumi agar yang kecil bisa menjadi besar, dan yang besar bisa menopang yang kecil,” tegasnya.
Menanggapi rencana Wali Kota terkait pembangunan kawasan industri, Elis menyambut baik dan siap menggaet para investor. “Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh visi Bapak Wali Kota. Kadin Kota Sukabumi siap menggalang investor luar dan menggandeng pengusaha lokal untuk merealisasikan kawasan tersebut, mulai dari penyiapan lahan hingga penciptaan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Tim Sukabumi24update
Editor: Redaksi Sukabumi24update
Sumber: Pemkot Sukabumi / Kadin Jabar






















