“Dia juga tidak terima ketika ditagih hutang. Teman saya malah mengadu ke dia (S ngadu ke K), menyebabkan dia (K) semakin marah. Yang sebenarnya mengadu adalah S, dia yang mengatakan hal tersebut kepada K bukan saya,” jelasnya.
Selain memiliki hutang kepada dirinya, ZW mengakui bahwa pelaku juga memiliki rasa dengki terhadap dirinya.
“Hutang sebenarnya hanya Rp50 ribu, dan itu bukan masalah besar. Tapi dia tampaknya sangat membenci saya. Jadi saya layani saja,” tuturnya.
Pada saat pelaku mendatangi rumah korban, pelaku menyatakan ingin berdamai. Namun setelah korban percaya dan mengikuti pelaku keluar rumah, pelaku justru menyiramnya dengan air sprite dan kemudian pelaku lain memegang serta memukulinya.
“Saat sampai di lokasi, saya disiram dengan air sprite, lalu saya dipegang, rambut dijambak,” ujarnya.
Meski begitu, ZW sempat menantang pelaku untuk berduel satu lawan satu, namun pelaku malah melakukan pengeroyokan, bahkan hingga siaran langsung di Instagram.
“Orang itu merekam kejadian, kemudian saya ditampar. Saya mencoba melawan, tapi mereka berdua memukul saya. Saya tantang mereka untuk berduel satu lawan satu, tapi mereka malah memvideokan saya sambil live di Instagram,” pungkasnya.(*)