Bogor24Update – Kabupaten Bogor menjadi wilayah tertinggi dengan jumlah pemain judi online (Judol) terbanyak di Indonesia.
Berdasarkan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tahun 2025, Kabupaten Bogor berada di peringkat pertama dengan jumlah 103.092 pemain judol serta nilai deposit mencapai Rp414,4 miliar.
Kemudian, urutan kedua diikuti Jakarta Barat dengan 89.320 pemain dan total nilai deposit sebesar Rp600,6 miliar. Lalu, ada Jakarta Timur dengan 81.750 pemain dan nilai deposit sebesar Rp425,9 miliar. Terakhir, disusul oleh Kota Bandung dengan 80.549 pemain dan nilai deposit sebesar Rp341,7 miliar.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Kabupaten Bogor, Dadang Imansyah mengaku telah mengetahui kaitan data dari PPATK tersebut.
“Kalau di kami pastinya sudah koordinasi dengan pemerintah pusat bagaimana menangani ini, baik juga dengan Komdigi (Kementerian Komunikasi dan Digital) agar lebih rinci lagi,” ujar Dadang kepada Bogor24update, Kamis 2 Juli 2026.
Dadang menyebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama pemerintah pusat telah sepakat bahwa judol merupakan penipuan.
“Dalam hal ini intinya hal itu penipuan dan judol itu sudah banyak contoh merusak secara istilahnya,” ucapnya.
Untuk menekan tingginya angka pemain judol di Kabupaten Bogor, kata Dadang, Pemkab Bogor akan terus melakukan sosialisasi di tingkat RW, sekolah, hingga universitas.
“Sosialisasi dalam berbagai kesempatan selalu kita sampaikan, seperti kalau ada acara sekolah. Apalagi sekarang ada PP TUNAS Nomor 17 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan sistem elektronik untuk perlindungan anak, dari situ nanti anak-anak akan terlindungi dari hal tersebut,” tuturnya.
Selain itu, lanjut Dadang, sosialisasi juga digencarkan di tiap-tiap kanal media sosial Diskominfo Kabupaten Bogor.
“Bahkan kita sampaikan juga di Radio Teman itu agar lebih menyentuh ranahnya ke Kabupaten Bogor pendengarnya,” pungkasnya.(*)




















