Bogor24Update – Ajang olahraga bela diri bertajuk B2 Unleashed yang akan berlangsung di Nako Arena Sport Hub (Kopi Nako Kuntum), Jalan Raya Tajur, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dengan diikuti sebanyak 250 petarung dari berbagai daerah di Indonesia hingga peserta mancanegara.
Founder dan promotor Aira Pro, Toto Sugiarto, mengatakan bahwa jumlah peserta yang mengikuti B2 Unleashed melampaui target awal yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.
Pada tahap awal, dijelaskan Toto, pihaknya bersama International Sport Karate Association (ISKA) Indonesia menargetkan sebanyak 100 petarung. Namun, karena meningkatnya minat peserta, target tersebut kemudian dinaikkan menjadi 200 hingga akhirnya mencapai 250 petarung.
“Awalnya kami berdiskusi dengan ISKA, target awalnya 100 petarung, kemudian naik menjadi 200 dan akhirnya mencapai 250. Karena antusiasmenya terus meningkat, pendaftaran harus segera kami tutup,” ujar Toto saat jumpa pers di Nako Arena Sport Hub, Jumat malam, 30 Oktober 2026.
Peserta B2 Unleashed berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan, ia menyebut, ada juga peserta yang datang dari mancanegara.
“Mulai dari Kalimantan Timur, Semarang, Surabaya, Solo, Jawa Timur, Nusa Tenggara, hingga peserta dari Timor Leste,” ucapnya.
Toto menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi untuk mencari pemenang, melainkan juga menjadi ruang bagi para petarung untuk menunjukkan sportivitas, jiwa kesatria, serta kemampuan mengendalikan ego masing-masing.
“Yang paling penting, mereka memiliki jiwa sportivitas dan kesatria untuk membuktikan kemampuan diri. Lebih dari itu, mereka juga ingin menundukkan ego masing-masing,” katanya.
Lanjut ia, pertandingan B2 Unleashed dijadwalkan berlangsung selama satu hari dengan menghadirkan 10 kategori pertandingan.
Menurutnya, B2 Unleashed ini merupakan wadah untuk menampung dan mengembangkan potensi generasi muda agar dapat disalurkan melalui kegiatan positif dan berorientasi pada prestasi.
Karena itu, pihaknya juga menjalin kolaborasi dengan International Sport Karate Association (ISKA) Indonesia yang dinilai memiliki jaringan dan keterhubungan internasional.
“Kami ingin menyediakan sarana bagi anak-anak muda yang memiliki potensi agar tidak terbuang percuma atau tersalurkan ke hal-hal negatif. Ini menjadi wadah prestasi bagi generasi muda, sehingga mereka bisa memiliki pencapaian bukan hanya di tingkat regional dan nasional, tetapi juga internasional,” ungkap Toto.
Toto menambahkan, ke depan penyelenggara juga memiliki visi untuk menjadikan B2 Unleashed sebagai agenda rutin. Bahkan, terdapat rencana untuk membawa ajang tersebut ke sejumlah kota lain di Indonesia.
Ditempat yang sama, Presiden International Sport Karate Association (ISKA) Indonesia, Mustadi Anetta mengatakan, untuk sistem pertandingan B2 Unleashed mengacu pada regulasi ISKA Indonesia.
“Dengan regulasi yang dipakai, yakni Boxing, Kick Boxing, dan Muay Thai,” jelas Mustadi.
Mustadi juga mengaku terkejut melihat tingginya antusiasme peserta dalam penyelenggaraan B2 Unleashed di Kota Bogor. Sebelumnya, ia hanya memperkirakan jumlah peminat yang akan mengikuti B2 Unleashed di Bogor tidak sebesar kota-kota lain yang selama ini menjadi lokasi kegiatan serupa, seperti Bandung.
“Melihat antusiasme peserta yang ingin mengikuti B2 Unleashed di Kota Bogor, saya cukup kaget. Awalnya saya berpikir jumlah petarung di Bogor mungkin tidak terlalu besar. Biasanya saya sering mengadakan kegiatan seperti ini di Bandung. Namun, ketika dibuka di Bogor, ternyata antusiasmenya luar biasa,” ungkap Mustadi.
Ia mengungkapkan bahwa tingginya minat peserta tidak hanya datang dari wilayah Bogor, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri.
“Ternyata bukan dari Bogor, bahkan secara nasional dan dari luar negeri,” pungkas Mustadi. (*)




















