Bogor24Update – Bupati Bogor, Rudy Susmanto angkat suara usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi soal dugaan korupsi yang terjadi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Seperti diketahui, KPK terus melakukan proses penyidikannya terhadap Pemkab Bogor mengenai dugaan korupsi pemotongan upah pungut pegawai di Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) dan pengadaan barang jasa di Dinas Pendidikan (Disdik).
Rudy mengaku telah memenuhi pemeriksaan tersebut pada Kamis 29 Oktober 2026.
“Ada beberapa orang yang dimintai keterangan diperiksa KPK secara maraton, salah satunya termasuk saya juga soal isu-isu yang muncul di Kabupaten Bogor seperti di Bappenda dan Disdik,” ujar Rudy kepada wartawan di Cibinong, Jumat 30 Oktober 2026.
Baca Juga : Sejumlah Pejabat Diperiksa, KPK Dalami Dugaan Aliran Upah Pungut di Pemkab Bogor
Meski telah membenarkan bahwa dirinya diperiksa KPK. Namun, Rudy masih ogah membeberkan ke publik mengenai materi apa saja yang diperiksa oleh KPK.
“Kalau untuk masuk dalam substansi materi saya mohon izin belum bisa menyampaikan secara langsung karena tugas kita adalah dimintai keterangan, maka kita berikan yang sebenar-benarnya soal data apapun agar mempermudah aparat penegak hukum mengambil langkah,” ucapnya.
Baca Juga : Potongan Upah Pungut Pegawai Diduga Jadi Masalah yang Menyeret Sejumlah Pejabat ke KPK
Saat ini, Rudy menyerahkan sepenuhnya segala pertanyaan publik ke KPK mengenai adanya dugaan korupsi di lingkup Pemkab Bogor.
“Kita ingin memerangi korupsi bersama-sama agar pemerintahannya sehat, tapi kita masih menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Jadi, biar juru bicara KPK secara langsung yang menyampaikan kita serahkan semuanya pada proses hukum yang berjalan,” pungkasnya.(*)




















