Bogor24Update – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyambut baik pembentukan Santana (Satuan Tanggap Bencana) yang diinisiasi DPD KNPI Kota Bogor sebagai bentuk kepedulian pemuda terhadap penanggulangan bencana dan pelestarian lingkungan.
Apresiasi tersebut disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat menghadiri peluncuran program kolaborasi DPD KNPI Kota Bogor bersama Pemkot Bogor dalam rangka HUT KNPI di Kampung Bebek, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Minggu 2 Agustus 2026.
Dedie menegaskan, seluruh elemen masyarakat harus bergerak bersama untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Menurutnya, pemuda yang tergabung dalam KNPI memiliki peran penting sebagai calon pemimpin bangsa yang harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Jadi hari ini kita tidak bisa menunggu dan menyalahkan orang lain. Semua harus bergerak untuk merebut masa depan. Apalagi KNPI adalah garda terdepan calon-calon pemimpin bangsa yang harus diperkuat fokus tujuan organisasinya untuk mendukung bangsa kita menjadi bangsa yang besar,” ujar Dedie.
Ia menambahkan, salah satu kontribusi nyata organisasi kepemudaan dapat diwujudkan melalui aksi kepedulian terhadap lingkungan dan kebencanaan, seperti kegiatan bersih-bersih, pemilahan sampah, hingga penanaman pohon.
“Hari ini kita tidak bisa menyalahkan orang, hari ini kita harus berbuat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Bogor, Rivaldo Surya Darmawan, menegaskan komitmen organisasinya untuk menjadi mitra strategis Pemkot Bogor dalam mendukung berbagai program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“InsyaAllah KNPI berkomitmen untuk menjadi mitra strategis pemerintah dimulai hari ini dengan pembentukan Santana karena ini program prioritas Pemerintah Kota Bogor untuk menjaga kebersihan,” katanya.
Rivaldo menegaskan, KNPI siap mendukung setiap kebijakan pemerintah yang berpihak kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai perangkat daerah.
Selain bergerak saat terjadi bencana, Santana juga akan berfokus pada upaya mitigasi dan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Tadi bebersih bareng Pak Wali Kota lumayan banyak sampahnya. Mudah-mudahan tim Santana bisa turun ke enam kecamatan untuk mengedukasi masyarakat, minimal jangan membuang sampah sembarangan ataupun ke sungai,” pungkasnya.(*)





















