“Suara gemuruh seperti angin tapu sekarang sudah hilang. Semoga ke depan tidak ada gas atau air yang muncul dari sumur tersebut,” tambahnya.
Baca Juga : Gara-gara Semburan Air, 61 Penghuni Kos di Sukaraja Harus Angkat Kaki
Kendati demikian, kata Adam, pihaknya masih terus melakukan penjagaan di lokasi semburan, dan belum mengizinkan warga untuk kembali ke rumahnya masing masing hingga tiga hari ke depan.
“Sampai saat ini warga harus dievakuasi dulu sambil menunggu hasil dari uji lab dari ESDM,” tandasnya.