Bogor24Update – Kebun Raya Bogor kini menghadirkan daya tarik eduwisata baru, yakni Taman Begonia. Taman ini menjadi ruang konservasi sekaligus wahana edukasi bagi pecinta flora khas Indonesia.
Ada lebih kurang 31 spesies begonia hasil penelitian dari para peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Puluhan jenis tanaman begonia ini disuguhkan di lahan seluas 170 meter persegi yang sekaligus dinamakan menjadi Taman Begonia di Kebun Raya Bogor.
Peneliti BRIN, Tuti Siregar menjelaskan, ada beberapa jenis begonia di taman ini mulai dari spesies alam maupun baru yang memiliki nilai ilmiah tinggi.
“New spesies di dunia itu adanya di sini, tidak ada di dunia manapun, adanya di sini. Ada tadi begonia panjangbonia siregaria. Jadi ini hasil eksplorasi dari Sumatera, ada dari Jawa, jadi kalau untuk yang paling lengkap itu ada di Kebun Raya Bali karena habitatnya sesuai,” jelasnya, Jumat, 21 Maret 2025.
Sebagai peneliti, dirinya melakukan penelitian pemuliaan dan menghasilkan silangan baru, seperti begonia hybird. Selain itu, ada juga spesies baru begonia yang dihasilkan dengan nama dirinya yang ditanam oleh Kepala BRIN.
Sebagai bagian dari konsep eduwisata, Taman Begonia menawarkan tur edukasi dan kelas interaktif tentang perawatan serta potensi pengembangan begonia sebagai tanaman hias unggulan.
“(Taman Begonia) bisa menjadi etalase dan pusat edukasi khususnya generasi muda dan publik pada umumnya. Bagaimana kita memiliki biodiversitas cukup besar terkait begonia dan mengkonservasinya, dan memanfaatkannya. Seperti yang dikatakan Ibu Tuti membuat begonia hybird itu akan menimbulkan multiply ekonomi. Ini akan menjadi pusat seperti itu,” kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko.
Hadirnya Taman Begonia ini juga mendapat perhatian dari pengunjung, terutama bagi mereka yang memiliki minta khusus terhadap tanaman ini. Salah satunya adalah Permata.
“Cantik banget yah, jenisnya juga banyak. Sepertinya selain begonia ada jenis tanaman lain yah, cantik gitu. Di rumah belum punya sih karena di rumah kan panas yah, nanti mau nyoba sih menanam,” ujar Permata.
Begonia sendiri adalah tanaman asli alam yang banyak dijumpai di hutan tropis. Saat ini, Sulawesi dan Sumatera menjadi wilayah ekplorasi utama BRIN dalam menemukan spesies baru. Konservasi yang berkelanjutan ini diharapkan bisa membuka peluang wisata berbasis lingkungan yang edukatif dan inspiratif. (*)