“Semua sudah sesuai spek dengan harga wajar. Dan pelaksanaannya juga melibatkan konsultan pengawas. Jadi tidak ada mark up,” tegas Sujatmiko saat dikonfirmasi, Kamis, 5 Oktober 2023.
Kadisdik menambahkan, pembangunan toilet tersebut mengusung konsep modern dan kekinian, di mana di dalamnya terdiri dari fasilitas kloset, cuci tangan, cuci muka atau wastafel, dan dilengkapi urinoir atau tempat buang air kecil untuk laki-laki.
Dengan begitu, lanjut dia, diharapkan mindset sekolah yang memiliki toilet yang kotor, dan jorok kedepannya sudah mulai ditinggalkan. Hal itu sejalan dengan Kota Bogor yang ramah lingkungan, dengan menerapkan septic tank biofil.
“Selain itu bangunan toilet menjadi satu kesatuan dengan fungsi layanan di sekolah karena berdampingan dengan kantin. Jadi tidak kumuh,” imbuhnya.
Secara rinci, bangunan toilet di SMPN 9 ini memiliki 2 kloset laki-laki, 3 closet untuk perempuan, 3 unit urinoir khusus untuk toilet laki-laki. Di mana, masing-masing toilet disekat dan juga bangunannya dibeton untuk menunjang 2 toren, baik ke toilet maupun ke kantin.
Kemudian, memiliki masing-masing kloset duduk, satu wastafel untuk laki-laki, tiga untuk perempuan dengan standar protokol kesehatan, serta dilengkapi dengan listrik, sehingga saat malam bisa diakses.
“Fasilitas toilet untuk perempuan bisa untuk ganti pakaian, dandan dan segala macem karena ditunjang dengan wastafel dan cermin,” papar dia.