Bogor24Update – Yayasan Catatan Akhir Sekolah (CAS) kembali menggelar aksi rutin Jumat Berkah dengan berbagi ratusan makan gratis di depan Kantor Sekretariat CAS, Jalan Raya Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat, 11 September 2026.
Mengusung tema “Bangsa Kita Aman, Bangsa Kita Nyaman” kegiatan ini berlangsung usai ibadah salat Jumat dengan membagikan makanan bagi warga sekitar, pengguna jalan, hingga pelajar. Aksi kepedulian ini konsisten dijalankan oleh Yayasan CAS tanpa terputus selama enam tahun terakhir.
Ketua Yayasan Catatan Akhir Sekolah, Endrik Saputra menegaskan bahwa konsistensi menjadi kunci utama berjalannya program ini. Seluruh pembiayaan aksi sosial ini murni berasal dari swadaya internal para anggota, tanpa melibatkan donatur dari luar.
”Ini kegiatan rutinitas yang konsisten kita jalankan. Selama enam tahun berjalan, kita tidak pernah putus mengadakan Jumat Berkah. Pendanaannya murni dari teman-teman internal semua, tidak melibatkan donatur lain,” ujar Endrik.
Melalui tema yang diusung kali ini, Endrik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga ketertiban umum dan kedamaian di tengah derasnya arus informasi.
”Tema kita di sini menekankan bahwa bangsa kita aman dan nyaman. Tujuan utamanya, mudah-mudahan masyarakat tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang di media sosial,” ucapnya.
Untuk sasaran utama dari pembagian makanan ini, dijelaskannya, adalah para pengguna jalan, masyarakat kurang mampu di sekitar lokasi, hingga anak-anak sekolah. Selain aksi berbagi hidangan, gerakan ini diproyeksikan untuk membawa dampak sosial yang lebih luas.
”Harapan kami salah satunya dapat membantu meminimalisir angka stunting di Kota Bogor, sekaligus memanusiakan manusia. Bogor saat ini membutuhkan sosok role model yang benar-benar hadir dan membaur langsung dengan masyarakat di level paling bawah,” jelas Endrik.
Dukungan penuh terhadap gerakan sosial ini juga disampaikan oleh Ketua Ikatan Alumni STM se-Kota Bogor, Bob Eko. Menurutnya, aksi nyata yang digagas oleh Yayasan CAS menjadi wadah positif bagi para alumni dan pelajar untuk menyalurkan energi ke hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat.
”Kami dari Ikatan Alumni STM se-Kota Bogor sangat mengapresiasi dan mendukung penuh konsistensi Yayasan CAS dalam menjalankan program Jumat Berkah ini. Ini menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa sinergi alumni dan para pelajar bisa membuahkan gerakan sosial yang berdampak langsung bagi warga,” ucapnya.
Ia menambahkan, keterlibatan para lintas alumni dalam aksi peduli sesama ini juga diharapkan mampu menjadi teladan positif bagi adik-adik pelajar di Kota Bogor agar menjauhi kegiatan negatif dan lebih mengedepankan solidaritas sosial.
Senada dengan hal tersebut, Pembina Yayasan CAS, Ustaz Bayu Candra menggarisbawahi pentingnya merawat rasa empati dan solidaritas antarsesama di tengah berbagai dinamika serta tantangan bangsa saat ini.
“Sebagai pembina, tentu kita mengingatkan satu hadist bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain. Di tengah negara yang sedang menghadapi berbagai ujian, alhamdulillah melalui Jumat Berkah ini kita ingin berbagi,” tutur Ustaz Bayu.
Aksi sosial yang diusung Yayasan CAS, menurutnya, bukan sekadar membagikan makanan pokok, melainkan media untuk merekatkan hubungan antarwarga.
“Ini bukan sekadar urusan makan, karena makan di rumah pun bisa. Namun, langkah kecil ini menunjukkan bahwa masih ada masyarakat yang peduli. Kita di sini membangun kepedulian, mempererat persaudaraan, dan menjaga rumah kita bersama. Negara yang besar bukan hanya yang kuat ekonominya, tetapi negara yang masyarakatnya memiliki kepedulian antarsesama,” lanjutnya.
Lebih jauh, Ustaz Bayu menyoroti pentingnya edukasi karakter bagi generasi muda. Berlokasi di titik strategis Bogor Barat yang sering dilintasi anak-anak sekolah, aksi ini diharapkan mampu menanamkan kepedulian sejak dini.
“Harapan besar kita semakin menua, sehingga kita sangat berharap pada generasi muda. Kita melibatkan dan memperlihatkan aksi ini kepada para pelajar untuk menimbulkan spirit bersama, agar anak-anak bangsa memiliki rasa empati dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama yang membutuhkan,” pungkasnya. (*)





















