Cianjur24update — Di tengah penantian kabar lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang masih hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, doa menjadi salah satu ikhtiar yang dilakukan bersama.
Polres Cianjur bersama jurnalis yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cianjur menggelar doa bersama di Masjid At-Taqwa Polres Cianjur, Jumat, 11 September 2026.
Doa bersama digelar setelah pelaksanaan Salat Jumat. Sejumlah anggota kepolisian dan insan pers turut mendoakan agar para jurnalis dan ABK segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yuriko Hadi mengatakan, hubungan antara kepolisian dan wartawan selama ini tidak hanya sebatas hubungan pekerjaan.
Menurutnya, wartawan merupakan mitra sekaligus bagian dari keluarga besar yang selama ini bersama-sama menjalankan tugas di lapangan.
“setelah selesai salat jumat, kita ketahui bersama ada pejuang informasi yang insya Allah sedang diusahakan oleh semua pihak untuk diketahui keberadaannya,” ujar AKBP Alex.
Lima jurnalis bersama tiga ABK diketahui berangkat menjalankan tugas pada Senin, 7 September 2026.
Mereka berada di lapangan untuk mencari dan menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Namun, hingga kini keberadaan mereka belum diketahui. Proses pencarian masih dilakukan oleh berbagai pihak. Di tengah upaya tersebut, harapan agar para jurnalis dan ABK dapat ditemukan dalam kondisi selamat terus disampaikan.
“Kita masih berpikir positif bahwa semoga masih hilang sinyal, berada di suatu tempat yang belum kita ketahui,” katanya.
AKBP Alex mengatakan, doa bersama juga menjadi bentuk dukungan kepada keluarga yang hingga kini masih menunggu kabar.
“Semoga Allah SWT mengizinkan kita bersama untuk dapat bersua, berkomunikasi, dan berjumpa kembali dengan lima orang pewarta dan tiga orang awak kapal tersebut,” ucapnya.
Ketua IJTI Korda Cianjur, Chaeronsyah, juga menyampaikan harapan agar segera ada kabar mengenai kondisi para jurnalis dan ABK tersebut.
Ia berharap keluarga yang masih menunggu diberikan kekuatan dan kesabaran, sementara petugas yang terlibat dalam pencarian diberikan kesehatan.
“ya kami berharap ada kabar yang terbaik, apapun itu kabarnya. kami berharap semoga ada kabar baik untuk teman-teman kita ini,” katanya.
Chaeronsyah juga mengapresiasi langkah Polres Cianjur yang menggelar doa bersama.
Menurutnya, dukungan dan doa dari berbagai pihak sangat berarti bagi keluarga maupun rekan-rekan jurnalis yang masih menantikan kabar.
“semoga diberikan juga kekuatan dan kesabaran pada keluarganya yang saat ini menunggu, dan petugas yang mencari teman-teman kita juga diberikan kesehatan,” ujarnya.
Selain mendoakan lima jurnalis dan tiga ABK yang hilang kontak, kegiatan tersebut juga diisi dengan pembacaan Yasin dan doa untuk anggota Polres Cianjur yang sedang sakit.
Doa bersama menjadi ikhtiar dan bentuk kepedulian bersama di tengah proses pencarian. Harapannya, kabar baik segera datang dan para jurnalis serta ABK dapat kembali berkumpul dengan keluarga dan orang-orang yang mereka cintai. (*)





















