Bogor24Update – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pastikan puluhan anak yang terdampak Kebakaran di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falakiyah Pagentongan, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, mendapat penanganan maksimal.
Total anak yang terdampak 56 orang, sebanyak 31 anak menjalani perawatan di Rumah Sakit PMI Bogor, dan lima orang di antaranya mengalami luka bakar pada bagian jari.
Sedangkan sejumlah anak lainnya mendapatkan perawatan di beberapa fasilitas kesehatan, seperti di Rumah Sakit Hermina, RS UMMI, RSUD Kota Bogor, dan beberapa puskesmas.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyebut sebagian besar anak mengalami keluhan sesak napas akibat menghirup asap.
“Total ada 56 anak yang terdampak kebakaran. Mereka pada saat terjadi kebakaran berusaha memadamkan api. Karena yang terbakar itu kasur busa dan berbahan spons, jadi memang sebagian besar mereka terkena sesak napas,” ujar Dedie, Minggu 6 September 2026.
Dedie sendiri langsung memantau kondisi para korban pada Sabtu malam 5 September 2026. Salah satunya di RS PMI.
Ia menjelaskan, penanganan akan diberikan secara maksimal oleh pihak rumah sakit. Dedie juga memastikan aspek pembiayaan pengobatan menjadi perhatian.
“Secara keseluruhan anak-anak ini sedang dicoba dipulihkan, terutama sesak napasnya, karena terlalu lama menghirup asap. Untuk korban yang tidak ditanggung oleh BPJS, akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Bogor,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh korban dalam pemantauan para tenaga kesehatan.
“Yang terpenting saat ini adalah memastikan semua anak yang terdampak kebakaran tersebut mendapatkan penanganan dan pemulihan dengan baik,” tandas Dedie. (*)






















