Cianjur24Update – Kuliner tradisional khas Betawi kini hadir dengan sentuhan lokal di Kabupaten Cianjur.
Nasi ulam khas Betawi yang identik dengan serundeng dan rempah, dipadukan dengan sate maranggi khas Cianjur, menjadi menu sarapan unik yang bisa dinikmati di Kedai Jajanan Isuk-Isuk, Jalan Abdullah Bin Nuh, Cianjur.
Biasanya, nasi ulam banyak ditemukan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Namun di Cianjur, menu ini hadir dengan cita rasa berbeda karena dipadukan dengan sate maranggi daging sapi bercita rasa manis gurih yang menjadi ikon kuliner daerah.
Salah seorang pengunjung, Zulfa Indrawati, mengaku tertarik dengan perpaduan kuliner Betawi dan Cianjur tersebut.
“Nasi ulam itu biasanya makanan Betawi, sekarang hadir di Cianjur dengan serundeng, telur, dan bihun. Yang paling khas itu serundengnya, terus ditambah maranggi juga. Kalau masyarakat Cianjur pasti cocok dengan rasanya,” ujar Zulfa.
Dalam satu porsi, nasi ulam disajikan dengan nasi putih yang dicampur serundeng berbumbu rempah, dilengkapi daun kemangi, acar, bihun goreng, telur balado, kerupuk, serta pilihan lauk tambahan.
Yang menjadi pembeda, pengunjung bisa menambahkan sate maranggi khas Kabupaten Cianjur sebagai pelengkap.
Pemilik Kedai Jajanan Isuk-Isuk, Yani Nurmayani, menjelaskan bahwa konsep menu tersebut sengaja dibuat untuk menggabungkan dua kuliner daerah.
“Nasi ini dicampur urap kelapa yang disangrai dan diberi bumbu. Ditambah sayuran, timun, kemangi, telur balado, dan lauknya bisa pilih, ada gepuk atau sate maranggi. Jadi nasi ulamnya Betawi, marangginya khas Cianjur,” jelas Yani.
Menurutnya, perpaduan rasa manis dan gurih dari serundeng nasi ulam sangat cocok dikombinasikan dengan sate maranggi yang juga memiliki karakter rasa serupa.
Harga nasi ulam di kedai ini pun terjangkau. Dengan harga mulai dari Rp10.000, pengunjung sudah bisa menikmati nasi ulam khas Betawi dengan berbagai pilihan topping dan lauk.
Selain menu sarapan, Kedai Jajanan Isuk-Isuk juga menyediakan beragam kue dan jajanan tradisional buatan pelaku UMKM lokal.
Kehadiran kedai ini menjadi alternatif tempat sarapan dan jajan pagi bagi warga Cianjur sebelum memulai aktivitas sehari-hari. (*)





















