Bogor24Update – Pasca tewasnya sejumlah penambang Ilegal, pihak kepolisian gencar melakukan operasi ke area lubang emas tanpa izin di kawasan PT Antam Tbk UPBE Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Hasilnya, dalam tiga hari operasi, terhitung 24 hingg 26 Februari 2026, petugas gabungan dari Polisi, TNI serta jajaran Antam menutup 24 lubang emas ilegal.
“Tim Gabungan melakukan operasi penertiban PETI mulai pukul 07.30 WIB hingga 13.00 WIB. Hasilnya pada hari pertama ada tujuh lubang, hari kedua enam lubang, dan hari ketiga 11 lubang yang total keseluruhannya 24 lubang,” ujar Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriatna kepada Bogor24update, Kamis 26 Februari 2026.
Baca Juga : Kapolda Ungkap 11 Orang Tewas dalam Peristiwa Antam
Ia menjabarkan, pada operasi di hari pertama itu, petugas gabungan menutup tujuh lubang emas ilegal bersama dengan dua gubuk yang digunakan penambang.
Lalu pada hari kedua, enam lubang ditutup beserta barang bukti seperti selang air 40 meter, kabel twist 500 meter. “Termasuk barang bukti yang dimusnahkan ada selang 25 meter serta tujuh karung oren karena jaraknya jauh tidak bisa kita angkut,” jelas Ucup.
Baca Juga : Bertambah, Total Tiga Warga Sukajaya Tewas dalam Peristiwa Antam
Kemudian, pada hari ketiga ada 11 lubang beserta barang bukti diamankan yakni kabel listrik 50 meter, 28 batang kayu balok, dan empat batang kayu potong.
“Selama tiga hari itu tidak ditemukan adanya pelaku atau gurandilnya di lokasi tersebut,” tuturnya.
Ucup menegaskan, pihak kepolisian akan menindak tegas kaitan maraknya penambang emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Bogor.
“Operasi ini akan terus kita lakukan, tapi dua bulan sekali di wilayah Kabupaten Bogor,” pungkasnya.(*)




















