Bogor24Update – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor menggelar kegiatan sosial bertajuk Gebyar Ramadan 2026 dengan menyantuni 200 anak yatim dan kaum dhuafa.
Kegiatan yang penuh khidmat ini berlangsung di Mako PWI Kota Bogor, Jalan Rd. Tirto Adhi Suryo No. 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (9/3/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi PWI Kota Bogor dalam memfasilitasi kolaborasi lintas sektor.
Ia menyebut PWI bukan sekadar wadah wartawan, melainkan Rumah Harmoni bagi Kota Bogor. “Saya berterima kasih, ini kali keempat di tahun ini saya hadir di PWI dalam kegiatan kolaborasi yang nyata dan masif. PWI mampu mempertemukan berbagai kepentingan; pengusaha, pejabat, umaro, hingga ulama. Hari ini PWI membuktikan diri sebagai Rumah Harmoni,” ucapnya.
Jenal juga memohon doa kepada anak-anak yatim yang hadir agar seluruh pihak yang berkontribusi mendapatkan berkah. Di sisi lain, ia sempat membagikan kabar mengenai kondisi kesehatannya yang sempat menurun dalam dua minggu terakhir.
“Dua minggu terakhir saya sedang diuji kondisi kurang sehat. Namun insyaallah, hari ini hingga akhir masa jabatan, saya siap hadir lagi di lapangan untuk melayani masyarakat dan mendampingi Pak Wali (Dedi A. Rachim) hingga husnul khatimah,” jelasnya.
Senada, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang I. Danubrata menekankan pentingnya peran PWI dalam menyiarkan berita positif di tengah gempuran informasi palsu.
“Kami dari DPRD akan selalu mendukung PWI. Kami berharap PWI terus menyiarkan kegiatan positif karena saat ini hoaks sangat banyak. Kita harus pintar menyaringnya agar kerukunan di Kota Bogor tetap terjaga,” paparnya.
Ia juga memuji toleransi di Kota Bogor yang tetap terjaga, seperti pelaksanaan Bogor Street Festival yang tetap berjalan meriah meski di bulan Ramadan. “Ini bukti bahwa diversitas dan harmonisasi antarumat beragama di Bogor sangat nyata,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indra Budi menambahkan bahwa santunan ini merupakan bentuk kepedulian jurnalis di luar tugas utama mereka mencari berita. Ke-200 penerima santunan tersebut berasal dari berbagai wilayah di Kota Bogor.
“Saya ingin teman-teman wartawan bukan hanya bisa membuat berita, tapi minimal bisa bermanfaat untuk banyak orang. Santunan ini adalah buktinya,” kata sosok yang akrab disapa Kang Aldho itu.
Ia berharap momentum Ramadan ini dapat mendinginkan suasana dan memperkuat sinergisitas antar-lembaga. “PWI Kota Bogor adalah rumah bagi semua. Siapa pun yang berselisih paham, bisa selesai dan duduk bersama di sini. Inilah sumbangsih kami untuk menjaga kondusivitas Kota Bogor,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim dan duafa serta penyerahan piagam penghargaan sebelum memasuki waktu berbuka puasa. (*)



















