Bogor24Update – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melakukan peninjauan langsung ke Gedung Kemuning Gading di kompleks Balaikota Bogor.
Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk merevitalisasi gedung kesenian tersebut.
Dedie Rachim menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan awal dari konsultan dan kajian struktur ditemukan adanya beberapa retakan yang perlu didalami lagi.
“Untuk pendalaman struktur dan konstruksi ini kan butuh lembaga yang kredibel. Oleh karena itu, kami meminta Komite Keselamatan Konstruksi untuk bisa menilai apakah kelayakan konstruksinya memungkinkan untuk dilaksanakan revitalisasi di tahun ini,” ujar Dedie Rachim, Kamis, 26 Maret 2026.
Peninjauan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan bahwa ada instansi yang kredibel untuk menilai, sehingga keputusan yang diambil tidak gegabah. Mengingat Gedung Kemuning Gading merupakan fasilitas kesenian yang akan digunakan untuk berbagai kegiatan budaya, musik.
“Juga kegiatan yang mengundang masyarakat dalam jumlah yang pasti jumlahnya bukan hanya puluhan atau ratusan tapi bisa jadi ribuan orang. Jadi kita perlu memastikan bahwa kontruksi masih aman untuk dilakukan revitalisasi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Dedie Rachim menjelaskan, apabila hasil penilaian menunjukkan bahwa revitalisasi belum layak dilakukan tahun ini, maka pemerintah akan mempertimbangkan opsi lain.
Ia mengungkapkan, meski anggaran revitalisasi telah dialokasikan dalam DPA tahun ini. Tetapi saat konsultan mengecek dan mengkaji ternyata kontruksi ada keretakan.
“Kalau ternyata penilainya tidak memungkinkan, kita geser ke kebutuhan lain atau kita tunda untuk penguatan konstruksi baru nanti revitalisasi. Apalagi kegiatan di dalam gedung ini nantinya seperti pertunjukan musik, ada yang jingkrak-jingkrak, goyang-goyang jadi harus diperhatikan itu,” pungkasnya. (*)






















