Cianjur24update – Kabar duka datang dari calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Cianjur menjelang keberangkatan haji 2026. Seorang CJH dilaporkan wafat saat seluruh proses persiapan keberangkatan haji hampir rampung.
Calon jemaah haji tersebut adalah Denden Rostiati Wirasonjaya (81), warga Kampung Bojong Pilar, Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur.
Almarhumah meninggal dunia pada Rabu, 8 April 2026 pukul 08.10 WIB setelah mengalami serangan stroke.
Proses Keberangkatan Haji Hampir Rampung
Peristiwa wafatnya CJH Cianjur ini terjadi di tahap akhir persiapan keberangkatan haji 2026, di mana hampir seluruh dokumen administrasi telah dinyatakan lengkap.
Kasubag Tata Usaha Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Cianjur, Emma Siti Fatimah, mengatakan bahwa almarhumah sebelumnya telah memenuhi syarat istitha’ah atau kemampuan berhaji.
“Seluruh proses pemberangkatan jemaah sudah lengkap. Hanya tinggal vaksinasi yang dijadwalkan dalam waktu dekat,” ujar Emma, Kamis, 9 April 2026.
Ia menambahkan, kondisi kesehatan almarhumah sempat dinyatakan baik sebelum akhirnya mengalami stroke sekitar satu minggu sebelum wafat.
Sebagai bentuk kepedulian, jajaran Kemenhaj Cianjur melakukan takziah ke rumah duka sekaligus memberikan pendampingan kepada pihak keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Kemenhaj juga menjelaskan prosedur administrasi haji yang harus segera diselesaikan oleh keluarga CJH.
Pihak keluarga diminta melengkapi dokumen berupa akta kematian dan KTP untuk pengajuan penundaan keberangkatan haji.
“Dokumen akan kami proses dan dilaporkan ke Kanwil untuk penerbitan surat resmi,” jelas Emma.
Terkait status keberangkatan, keluarga memiliki hak untuk menentukan apakah akan melakukan pelimpahan porsi haji atau pembatalan.
Menurut Emma, jika diputuskan batal, maka biaya haji akan dikembalikan penuh tanpa potongan kepada ahli waris.
“Dana langsung ditransfer ke rekening ahli waris sesuai prosedur,” tegasnya.
Sementara itu, penggantian kuota jemaah haji tidak otomatis berasal dari daftar tunggu di Cianjur, melainkan ditentukan oleh Kanwil berdasarkan antrean nasional.
Jumlah CJH Cianjur 2026 tercatat sebanyak 74 orang, didampingi satu pembimbing KBIH dan lima petugas kloter.
Seluruh jemaah tergabung dalam kloter JKS 24 yang dijadwalkan berangkat pada 17 Mei 2026.
Pentingnya Kesehatan Jelang Ibadah Haji
Peristiwa CJH wafat sebelum keberangkatan haji ini menjadi pengingat penting bagi seluruh calon jemaah haji untuk menjaga kondisi fisik.
Kemenhaj Cianjur mengimbau agar para CJH memperhatikan kesehatan dan stamina, mengingat ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik yang optimal selain kelengkapan administrasi. (*)




















