Bogor24Update – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyerahkan sejumlah bantuan pendidikan kepada warga di Kecamatan Bogor Utara, pada Jumat 22 Mei 2026.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya dalam mendukung akses pendidikan bagi masyarakat.
Adapun penerima bantuan tersebut adalah Muhammad Haikal Zamhuri, warga RT 03 RW 11, Kelurahan Bantarjati, yang menerima beasiswa kuliah S1 di IBIK Bogor.
Selain itu, Pemkot Bogor juga menyerahkan bantuan penebusan ijazah atas nama Siti Fadia Sanjaya serta bantuan pendaftaran masuk PKBM kepada Fenty Nasya Putri dan M Rangga Nias, warga Kampung Kebon Karet, Kelurahan Cimahpar.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dengan memberikan bantuan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
“Dari kemarin kita dalam rangka HJB ke 544 terus memberikan kado positif, kado yang bermanfaat bagi masyarakat. Kemarin kita gebyar PKBM, sebanyak 544 murid putus sekolah kita tampung, kita terima , kita salurkan dan gratis sampai dapat ijazah,” ujar Jenal kepada wartawan.
Pemkot Bogor juga melakukan jemput bola bagi masyarakat yang menerima program bantuan pendidikan, termasuk beasiswa mahasiswa hingga lulus kuliah.
“Hari ini kita jemput bola bagi anak-anak yang sudah mendapatkan program bantuan, terutama di Bogor Utara. Ada bantuan beasiswa mahasiswa gratis sampai lulus untuk Ananda Haikal yang tadi kami kunjungi rumahnya,” jelasnya.
Ia juga menerangkan bahwa, Pemkot Bogor juga menyerahkan ijazah yang sebelumnya tertahan di sekolah agar para siswa dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Barusan kita bantu juga menyerahkan ijazah yang sempat tertahan di sekolah. Alhamdulillah sudah kita berikan kepada anak dan orang tuanya agar ke depannya bisa melanjutkan pendidikan lagi,” tuturnya.
Pada tahun ini, dikatakan Jenal, anggaran penebusan ijazah mencapai sekitar Rp5 miliar secara akumulatif. Sementara itu, program beasiswa kuliah diberikan kepada sekitar 80 mahasiswa dan dibiayai penuh hingga semester akhir menggunakan APBD Kota Bogor.
“Tidak hanya satu tahun dibantu, tapi sampai semester akhir hingga mahasiswa tersebut lulus dan mendapatkan ijazah. Itu gratis dan dibayarkan pemerintah dari APBD Kota Bogor,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur menilai langkah yang dilakukan Pemkot Bogor menunjukkan keseriusan dalam menuntaskan persoalan pendidikan di Kota Bogor.
“Ini langkah nyata. Pemkot Bogor serius untuk menuntaskan masalah pendidikan, yaitu pelunasan ijazah dan juga beasiswa untuk mahasiswa,” ujar Fajar.
Ia menegaskan, DPRD Kota Bogor siap mendukung penuh program prioritas pemerintah di bidang pendidikan agar ke depan dapat semakin ditingkatkan dan dioptimalkan.
“Ke depan kami berharap memang program-program terkait dengan pendidikan ini dapat ditingkatkan dan dioptimalkan,” pungkasnya. (*)




















