Bogor24Update – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan 15 ribu pembangunan Kampung Ramah Lingkungan (KRL) di wilayahnya.
Hal tersebut dikatakan Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika pada momen peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, di Telaga Saat, Puncak, Jumat 5 Juni 2026.
‘Pak Bupati menantang 15 ribu KRL karena sampah akan selesai dari sumbernya dengan hadirnya KRL, maka momentum ini harus jadi loncatan dan perubahan lingkungan menjadi lebih baik,” kata Ajat kepada wartawan.
Pada kesempatan itu, jajaran Pemkab Bogor melakukan penanaman pohon, melepas liarkan ribuan burung, penebaran ribuan bibit ikan endemik hingga penaburan eco enzyme di Telaga Saat.
Ajat menyebut bahwa Telaga Saat merupakan hulu yang ada di Bumi Tegar Beriman.
“Selain sebagai produsen air, kawasan ini juga berperan penting terhadap kelestarian tanah,” ujar Ajat.
Kemudian, kata Ajat, terkait pelepasan ikan di Telaga Saat nantinya diharapkan bisa memberikan manfaat ke masyarakat di Sungai Ciliwung.
“Dilepas di Telaga Saat harapannya bisa bertelur dan beranak hingga akan terbawa mengalir ke Sungai Ciliwung di bawah, sehingga masyarakat dapat merasakan dampak baiknya,” pungkasnya. (*)























